Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Gibran Pilih Fasilitas Ramah Keluarga, Bukan Kereta Khusus Perokok

ByAdmin Gelanggang

Aug 25, 2025

Jakarta – Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka kembali menyita perhatian publik dengan pernyataannya terkait layanan transportasi publik. Dalam sebuah wawancara singkat usai menghadiri forum transportasi nasional, Gibran menyampaikan sikap tegas bahwa ia pilih fasilitas ramah keluarga, bukan kereta khusus perokok, dalam menjawab usulan sebagian pihak mengenai area khusus merokok di dalam rangkaian kereta api.

Pernyataan Gibran pilih fasilitas ramah keluarga, bukan kereta khusus perokok tersebut menjadi sorotan lantaran muncul di tengah pembahasan panjang tentang hak perokok versus kenyamanan penumpang umum, khususnya anak-anak dan lansia. Gibran menilai, arah kebijakan transportasi nasional seharusnya mendukung lingkungan yang sehat dan inklusif bagi seluruh kalangan, bukan justru memberi ruang untuk aktivitas yang berdampak negatif terhadap kesehatan publik.

“Saya pribadi lebih mendorong penyediaan fasilitas yang mendukung kenyamanan keluarga, seperti ruang menyusui, toilet anak, dan tempat bermain sederhana di area stasiun. Jadi, fasilitas ramah keluarga jauh lebih penting daripada kereta khusus perokok,” ujar Gibran.

Dengan sikap tegas ini, Gibran menyatakan bahwa kebijakan transportasi tidak boleh bertentangan dengan agenda pembangunan manusia dan kesehatan nasional. Menurutnya, ketika Gibran pilih fasilitas ramah keluarga, bukan kereta khusus perokok, itu mencerminkan semangat keberpihakan pada masa depan generasi muda dan kelompok rentan.

Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pegiat kesehatan publik menyambut baik pernyataan tersebut. Mereka menilai Gibran konsisten dengan visi keluarga sehat dan lingkungan bebas asap rokok. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia memang sedang berupaya memperkuat peraturan kawasan tanpa rokok, termasuk di fasilitas publik seperti terminal, stasiun, dan kendaraan umum.

Sementara itu, kalangan pengguna transportasi umum juga menanggapi positif pernyataan Gibran. Survei singkat yang dilakukan di beberapa stasiun besar menunjukkan mayoritas penumpang mendukung penolakan terhadap ide kereta khusus perokok. Mereka berharap pemerintah lebih serius menyediakan ruang publik yang bersih, aman, dan nyaman untuk keluarga.

Pernyataan bahwa Gibran pilih fasilitas ramah keluarga, bukan kereta khusus perokok juga dianggap sebagai sinyal kebijakan yang akan dibawa ke tingkat nasional setelah Gibran resmi menjabat sebagai Wakil Presiden. Banyak pihak berharap pernyataan ini bukan hanya simbolik, tetapi akan diikuti dengan kebijakan konkret dan pelibatan pemangku kepentingan lintas sektor.

Meski ada sebagian pihak yang menyuarakan hak perokok, Gibran tetap konsisten bahwa ruang publik harus memprioritaskan mayoritas warga yang ingin menikmati transportasi dengan udara bersih dan bebas dari paparan asap. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa “masa depan transportasi harus sehat, dan ramah bagi semua kalangan.”

Untuk informasi lengkap seputar kebijakan publik, transportasi, dan pernyataan tokoh nasional lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com