Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Dokter Beberkan Makanan yang Sebaiknya Dihindari, Bisa Rusak Jantung

ByAdmin Gelanggang

Aug 15, 2025

Gelanggang News — Kesehatan jantung menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya kasus penyakit kardiovaskular di seluruh dunia. Baru-baru ini, sejumlah dokter spesialis jantung membagikan informasi penting mengenai jenis makanan yang sebaiknya dihindari karena berpotensi merusak kesehatan jantung. Dalam penjelasannya, para ahli mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan demi menjaga fungsi jantung tetap optimal.

Dalam wawancara eksklusif, dokter jantung senior menegaskan bahwa ada beberapa jenis makanan yang wajib dibatasi konsumsinya. Dokter beberkan makanan yang sebaiknya dihindari, bisa rusak jantung termasuk makanan tinggi lemak trans, makanan olahan, serta makanan tinggi garam dan gula. Konsumsi berlebihan dari jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan komplikasi kardiovaskular lainnya.

Salah satu makanan yang masuk daftar pantangan adalah makanan cepat saji atau junk food. Menurut dokter, kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, sehingga menghambat aliran darah ke jantung. Karena itu, dokter beberkan makanan yang sebaiknya dihindari, bisa rusak jantung agar masyarakat semakin sadar pentingnya memilih makanan sehat.

Selain itu, konsumsi minuman manis bersoda juga sangat tidak dianjurkan. Gula tambahan yang tinggi dalam minuman tersebut berkontribusi pada peningkatan kadar trigliserida dan risiko obesitas, dua faktor yang memperburuk kondisi jantung. Dokter jantung juga mengingatkan bahwa mengurangi gula adalah langkah penting untuk mencegah berbagai gangguan kardiovaskular.

Makanan olahan seperti sosis, daging kalengan, dan makanan beku juga termasuk dalam daftar makanan yang perlu dihindari. Kandungan natrium yang tinggi pada makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. “Perhatikan label kandungan sodium pada makanan kemasan dan batasi konsumsinya,” pesan dokter tersebut.

Tidak hanya makanan berlemak dan tinggi gula, alkohol juga perlu diwaspadai. Konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu gangguan irama jantung dan melemahkan otot jantung. Oleh karena itu, menjaga pola makan yang sehat dengan menghindari makanan dan minuman yang dapat merusak jantung sangat penting bagi kesehatan jangka panjang.

Bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan jantung, dokter menyarankan untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan ikan yang kaya omega-3. Pola makan sehat seperti diet Mediterania terbukti mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, tetap yang paling utama adalah menghindari makanan berbahaya.

Informasi ini menjadi penting mengingat tingginya angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia. Dengan mengetahui dan menghindari makanan berisiko, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan jantungnya.

Untuk informasi kesehatan lainnya serta tips menjaga gaya hidup sehat, kunjungi Gelanggang News di www.gelanggangnews.com.