Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan penambahan tiga grup baru di tubuh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD pada acara yang berlangsung di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (12/8/2025). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas pasukan khusus Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan organisasi Kopassus yang selama ini dikenal sebagai pasukan elit dan andalan TNI dalam operasi khusus. “Dengan peresmian tiga grup baru ini, diharapkan Kopassus bisa semakin tangguh dan siap menjalankan tugasnya dengan lebih profesional,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Presiden Prabowo Subianto resmikan penambahan tiga grup baru di tubuh Kopassus sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan negara dan keamanan nasional. Ketiga grup baru tersebut akan fokus pada bidang yang berbeda, meliputi intelijen khusus, operasi anti-terorisme, serta teknologi tempur modern.
Panglima TNI Jenderal Agus Santoso yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa pengembangan struktur Kopassus ini menjadi kebutuhan strategis. “Dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks, kehadiran tiga grup baru ini akan memperkuat kemampuan Kopassus dalam menjaga keamanan nasional dan melindungi rakyat,” ujarnya.
Seiring dengan peresmian ini, Presiden Prabowo Subianto juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan integritas tinggi bagi seluruh prajurit Kopassus. “Setiap prajurit harus mengedepankan etika dan moral dalam bertugas. Presiden Prabowo Subianto resmikan penambahan tiga grup baru di tubuh Kopassus sebagai bagian dari penguatan ini, dan saya yakin Kopassus mampu menjalankan tugas mulia dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Keberadaan tiga grup baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan modernisasi dan adaptasi terhadap perubahan lanskap keamanan global. Grup intelijen khusus akan berperan dalam pengumpulan dan analisa data strategis, sementara grup anti-terorisme akan fokus pada penanganan aksi teror dalam negeri dan luar negeri. Sedangkan grup teknologi tempur modern akan mengembangkan kemampuan dalam penggunaan teknologi tinggi untuk operasi khusus.

Presiden Prabowo Subianto resmikan penambahan tiga grup baru di tubuh Kopassus juga menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap peningkatan kapasitas pasukan khusus sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen militer dan masyarakat.
Panglima Kopassus Mayjen Raden Prabowo mengatakan bahwa penambahan tiga grup baru ini akan memacu semangat dan motivasi seluruh prajurit. “Kami siap beradaptasi dan meningkatkan kemampuan demi menghadapi tantangan tugas di masa depan,” ujarnya.
Dengan penambahan struktur ini, Kopassus diharapkan dapat lebih responsif, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas operasi khusus. Masyarakat pun menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat satuan elit ini.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai perkembangan pertahanan dan keamanan nasional, kunjungi: www.gelanggangnews.com

