Jakarta – Pameran seni kontemporer bergengsi ArtMoments Jakarta 2025 resmi dibuka akhir pekan ini di Grand Ballroom Sheraton Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini kembali menjadi sorotan dunia seni rupa karena menampilkan ratusan karya dari seniman dalam dan luar negeri. Namun, perhatian khusus tahun ini tertuju pada partisipasi seniman-seniman lokal Indonesia yang menghadirkan beragam karya menarik dan sarat makna.
Mengintip karya seniman lokal di ArtMoments Jakarta 2025, pengunjung disuguhkan dengan karya-karya yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menggugah pemikiran. Dari lukisan ekspresif hingga instalasi digital, para perupa Indonesia tampil percaya diri di panggung seni yang semakin kompetitif.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah instalasi interaktif karya Ardi Gunawan dari Yogyakarta. Karyanya yang berjudul “Suara Tanah” mengangkat isu agraria dengan memadukan elemen suara, cahaya, dan material alami seperti tanah liat dan rotan. “Saya ingin menyuarakan keresahan masyarakat desa yang semakin terpinggirkan oleh pembangunan,” ujar Ardi saat ditemui di sela pameran.
Sementara itu, pelukis muda asal Bandung, Nur Aulia, memamerkan seri lukisan akrilik bertema “Identitas dan Ruang Perempuan”. Karyanya merefleksikan pengalaman perempuan urban dalam menghadapi standar sosial yang mengekang. Mengintip karya seniman lokal di ArtMoments Jakarta 2025, terlihat jelas bahwa seniman-seniman muda tidak hanya bermain di ranah estetik, tetapi juga menyuarakan isu sosial dan budaya.
Direktur ArtMoments Jakarta, Leo Silitonga, menyatakan bahwa dukungan terhadap seniman lokal menjadi fokus utama tahun ini. “Kami ingin menjadikan pameran ini sebagai wadah nyata untuk seniman Indonesia, agar bisa berinteraksi dengan kolektor, kurator, dan sesama seniman dari berbagai negara. Tahun ini, lebih dari 40% peserta berasal dari dalam negeri,” ujarnya dalam konferensi pers pembukaan.
Mengintip karya seniman lokal di ArtMoments Jakarta 2025 juga memberikan gambaran bagaimana lanskap seni rupa Indonesia berkembang dengan cepat. Para seniman tidak hanya hadir dari kota-kota besar, tetapi juga dari daerah-daerah yang sebelumnya kurang terekspos dalam peta seni nasional.

Para pengunjung pun mengaku kagum dengan kualitas dan keberagaman karya lokal yang ditampilkan. “Saya tidak menyangka karya seniman Indonesia bisa sekaya ini, baik dari segi teknik maupun pesan yang disampaikan,” ungkap Liana (28), pengunjung asal Jakarta.
ArtMoments Jakarta 2025 akan berlangsung hingga 17 Agustus, dengan berbagai program pendukung seperti diskusi panel, lokakarya, serta sesi “meet the artist” yang memungkinkan pengunjung bertemu langsung dengan para perupa.
Bagi pecinta seni, mengintip karya seniman lokal di ArtMoments Jakarta 2025 menjadi pengalaman berharga yang tak hanya menyenangkan secara visual, tetapi juga memperkaya perspektif tentang kondisi sosial dan budaya tanah air.
Untuk informasi lengkap mengenai pameran dan berita seni terbaru lainnya, kunjungi: www.gelanggangnews.com

