Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Rizky Ridho Pasang Target Juara pada Musim Ketiga di Persija Jakarta

ByAdmin Gelanggang

Jul 31, 2025

Jakarta, Gelanggang News — Langit Ibu Kota kembali menjadi saksi bagi tekad seorang pejuang pertahanan. Rizky Ridho, bek tengah andalan Timnas Indonesia, memulai musim ketiganya bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 dengan satu tujuan besar: mengantar Macan Kemayoran meraih trofi juara.

Musim baru berarti tantangan baru. Namun bagi Ridho, yang telah mengawal lini belakang Persija sejak 2023, musim ini adalah lebih dari sekadar pertarungan di atas lapangan. Ini adalah momen pembuktian, panggung untuk menegaskan bahwa dirinya bukan hanya pilar pertahanan, melainkan pemimpin sejati yang siap membawa perubahan nyata.


Dua Musim, Banyak Pelajaran

Sejak bergabung dari Persebaya Surabaya, nama Rizky Ridho langsung menjadi sorotan. Konsistensinya menjaga pertahanan, kemampuannya membaca permainan, serta etos kerja tinggi menjadikannya salah satu bek paling disegani di liga. Namun, dua musim awalnya di Persija belum menghasilkan gelar, meski performa individunya sering menuai pujian.

“Setiap saya bermain, saya akan memberikan segalanya untuk tim di mana pun saya dikontrak. Tapi di dua tahun kemarin saya belum bisa memberikan gelar. Target saya setiap tahun tetap sama: juara,” ujar Ridho, dikutip dari situs resmi I League.

Meski gagal meraih trofi, Ridho tidak tenggelam dalam kekecewaan. Ia menjadikan kegagalan tersebut sebagai cermin untuk berkembang, mengasah mentalitas juara, dan belajar menjadi sosok yang lebih matang — baik sebagai pemain maupun pemimpin.


Memikul Ban Kapten: Beban dan Kehormatan

Memasuki musim ketiga, beban Ridho bertambah. Ia kini dipercaya menjadi kapten utama Persija, sebuah tanggung jawab besar yang biasanya jatuh ke pundak pemain senior atau asing berpengalaman. Tapi Ridho tak gentar. Ia menyambut peran itu dengan kedewasaan dan keteguhan hati.

“Di tahun ketiga ini, semoga ada rezekinya membawa Persija juara. Harus kerja keras lagi dari dua tahun sebelumnya. Jadi, target tahun ini juara, sehingga harus kerja keras lagi,” tambahnya.

Bagi Ridho, ban kapten bukan sekadar simbol. Itu adalah panggilan untuk memberi lebih banyak — menginspirasi rekan setim, menjaga disiplin, dan menjadi wajah klub baik di dalam maupun di luar lapangan.


Benteng Pertahanan Bersama Jordi Amat

Musim ini, lini belakang Persija diperkuat dengan kehadiran Jordi Amat, rekan Rizky Ridho di Timnas Indonesia. Kolaborasi mereka menjanjikan pertahanan yang lebih solid dan berkelas. Jika sebelumnya Ridho berpartner dengan Ondrej Kudela, kini ia berkesempatan membangun chemistry baru dengan pemain yang memiliki pengalaman bermain di Eropa dan tampil di level internasional.

Perpaduan Ridho dan Amat di jantung pertahanan bisa menjadi salah satu kekuatan utama Persija musim ini. Keduanya memiliki gaya bermain yang saling melengkapi — Ridho dengan determinasi dan ketenangannya, Amat dengan visinya dan pengalaman internasional.


Persija yang Lebih Lapar dari Sebelumnya

Persija Jakarta memasuki musim 2025/2026 dengan skuad yang diperbarui, semangat yang lebih membara, serta kepercayaan tinggi dari para pendukung. Momen launching tim dan jersey baru pun disambut antusias oleh Jakmania. Kemenangan atas Arema FC di laga pembuka menjadi sinyal positif bahwa Macan Kemayoran siap berbicara banyak musim ini.

Di balik semua itu, Rizky Ridho berdiri sebagai salah satu fondasi utama. Ia bukan lagi sekadar pemain muda penuh potensi. Ia adalah simbol komitmen, profesionalisme, dan harapan Persija untuk kembali mengangkat trofi, yang terakhir mereka rasakan di Liga 1 2018.


Gelar Bukan Lagi Mimpi, Tapi Target

Di usia yang masih muda, Ridho telah menjelma menjadi salah satu bek terbaik Indonesia. Tapi baginya, status individu tidak ada artinya tanpa prestasi kolektif. Juara bukan lagi mimpi, melainkan harga diri dan tekad yang harus diperjuangkan hingga akhir musim.

“Saya tahu, menjadi juara itu tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Kalau semua kerja keras, saling percaya, dan tidak mudah menyerah, saya yakin kami bisa sampai ke sana,” ujar Ridho optimis.

Dengan 34 pekan laga yang penuh tekanan dan persaingan, perjalanan menuju juara tidak akan ringan. Namun bersama Rizky Ridho, seorang pemimpin muda yang matang sebelum waktunya, Persija punya alasan kuat untuk percaya pada musim yang lebih baik.


Ikuti terus berita eksklusif seputar BRI Super League 2025/2026, hanya di www.gelanggangnews.com.