Mendiang Suryadharma Ali Dikenang Sebagai Sosok yang Banyak Lahirkan Kader Muda PPP Hebat

Jakarta, Gelanggang News — Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Salah satu tokoh senior sekaligus mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si, wafat pada Kamis dini hari, 31 Juli 2025, di usia 66 tahun. Ia menghembuskan napas terakhir di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, pukul 04.25 WIB, setelah beberapa waktu terakhir dikabarkan mengalami sakit.

Juru Bicara DPP PPP, Usman M. Tokan, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang dikenal sebagai pemimpin sederhana dan pengayom ini.

“Beliau adalah pemimpin yang sederhana, pengayom, dan banyak melahirkan kader-kader muda yang hebat. Semua kader merasa kehilangan,” ujar Usman kepada Kompas.com, Kamis (31/7/2025).

Dikenal sebagai Tokoh Kharismatik Partai Ka’bah

Suryadharma Ali bukan nama asing dalam perpolitikan nasional. Kariernya di PPP dimulai sejak masa mudanya dan terus menanjak hingga menjadi Ketua Umum PPP selama dua periode berturut-turut (2007–2011 dan 2011–2015), menggantikan tokoh senior PPP, Hamzah Haz.

Kepemimpinannya di PPP dikenal penuh ketegasan namun tetap mengedepankan nilai-nilai Islam moderat yang inklusif. Di bawah komandonya, PPP berhasil bertahan sebagai salah satu partai berbasis Islam yang terus eksis di tengah dinamika politik nasional.

Perjalanan Politik dan Jabatan di Pemerintahan

Suryadharma lahir pada tahun 1958 dan menamatkan pendidikan di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Semasa kuliah, ia aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan bahkan dipercaya menjadi Ketua Umum PB PMII tahun 1985.

Karier politiknya mulai bersinar ketika ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari PPP pada Pemilu 1999. Ia menjabat selama dua periode (1999–2009), namun tidak menyelesaikan periode keduanya karena dipercaya Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk menjadi Menteri Negara Koperasi dan UKM pada tahun 2004–2009.

Pada periode kedua pemerintahan SBY, ia kembali ditunjuk sebagai Menteri Agama (2009–2014). Dalam posisinya tersebut, Suryadharma dikenal sebagai figur yang tegas, terutama dalam urusan penyelenggaraan haji dan pembinaan kerukunan antarumat beragama.

Jenazah Disemayamkan di Jatinegara, Dimakamkan di Bekasi

Menurut informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Cipinang Cempedak I No. 30, Jatinegara, Jakarta Timur, dan akan dimakamkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada ba’da Zuhur hari ini.

“Semoga beliau wafat dalam husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutur Usman.

Sosok Inspiratif Bagi Kader Muda

Tak hanya dikenal sebagai politisi senior, Suryadharma juga dianggap sebagai guru politik bagi generasi muda di PPP. Ia membina banyak kader yang kini aktif di berbagai level pemerintahan dan parlemen.

Meski sempat menghadapi kontroversi di penghujung karier politiknya, nama Suryadharma tetap dikenang sebagai tokoh penting dalam sejarah perjalanan PPP dan pemerintahan Indonesia di era reformasi.


🕯️ Turut Berduka Cita
Redaksi www.gelanggangnews.com mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Suryadharma Ali. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *