Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Jangan Salah Identifikasi, Ini Beda Henti Jantung dan Serangan Jantung

ByAdmin Gelanggang

Jul 22, 2025

JAKARTA, – Gelanggang news Masih banyak masyarakat yang keliru membedakan antara henti jantung dan serangan jantung. Keduanya memang sama-sama kondisi darurat medis yang serius, tetapi memiliki penyebab, gejala, dan penanganan yang sangat berbeda. Kesalahan dalam memahami dua kondisi ini bisa berdampak fatal, karena masing-masing memerlukan respons medis yang berbeda pula.

Henti jantung adalah kondisi di mana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba akibat gangguan kelistrikan pada jantung. Saat hal ini terjadi, aliran darah ke otak dan organ vital lainnya terhenti dalam hitungan detik. Tanpa pertolongan cepat, seperti CPR (resusitasi jantung paru) atau penggunaan AED (alat kejut jantung), penderita bisa kehilangan nyawa dalam waktu sangat singkat.

Sementara itu, serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat akibat penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Umumnya penyumbatan ini disebabkan oleh timbunan plak kolesterol atau gumpalan darah. Serangan jantung bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otot jantung jika tidak segera ditangani. Gejala khas serangan jantung antara lain nyeri dada seperti ditekan benda berat, sesak napas, mual, keringat dingin, hingga pusing.

Perbedaan utama antara keduanya adalah:

  • Henti jantung bersifat elektrikal dan terjadi secara mendadak tanpa peringatan.

  • Serangan jantung bersifat sirkulasi darah dan sering didahului gejala tertentu, seperti nyeri dada atau kelelahan ekstrem.

Dokter spesialis jantung menekankan pentingnya edukasi masyarakat soal perbedaan ini. Pasalnya, respons pertama yang dilakukan oleh orang di sekitar korban bisa menentukan peluang hidup korban. Jika seseorang tiba-tiba kolaps dan tidak bernapas, kemungkinan besar itu henti jantung dan harus segera diberikan CPR serta bantuan medis.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengabaikan gejala awal serangan jantung. Semakin cepat penderita dibawa ke rumah sakit, semakin besar peluang jantung bisa diselamatkan dan dicegah agar tidak berlanjut menjadi henti jantung.

Dengan memahami perbedaan antara henti jantung dan serangan jantung, masyarakat bisa lebih sigap dalam menghadapi kondisi darurat. Jangan sampai salah identifikasi karena setiap detik sangat berarti dalam situasi ini.


Untuk informasi kesehatan lainnya dan tips tanggap darurat, kunjungi  gelanggangnews.com