Farel Prayoga, penyanyi cilik yang melejit lewat lagu Ojo Dibandingke, mengungkap kisah pahit di balik popularitasnya. Dalam wawancara eksklusif bersama Denny Sumargo di kanal YouTube, Farel mengaku bahwa uang hasil manggungnya selama ini dikelola penuh oleh orang tuanya, dan ternyata sering dipakai tanpa sepengetahuannya.
“Awal-awal viral itu, 100 persen aku kasih ke bapak dan ibu. Tapi mungkin mereka berpikir, ‘Ah, Farel bisa cari uang lagi.’ Jadi ya dipakai seenaknya,” ujar Farel dalam tayangan yang diunggah Kamis (17/7).
Kecurigaan Farel bermula saat ia hendak menarik uang di ATM dan mendapati saldonya hanya tersisa Rp56 ribu, padahal ia memperkirakan ada sekitar Rp100 juta di rekening. Setelah diselidiki, ia mendengar dari sang kakak bahwa uang tersebut dipakai untuk membeli seekor kuda.
“Waktu itu aku mau beli minuman di supermarket. Pas cek saldo, tinggal Rp56 ribu. Eh, kakakku akhirnya cerita, uangku dipakai buat beli kuda,” kisahnya.
Farel pun merasa kecewa karena keluarganya justru tega memperdayainya, padahal semua jerih payah manggung ia percayakan penuh pada orang tua.
Masalah Farel tidak berhenti di situ. Joko Suyoto, ayah kandungnya, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online oleh Polresta Banyuwangi. Penangkapan dilakukan melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 Juni 2025 di rumah mereka di Kecamatan Surono.
Kasatreskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna menyatakan, Joko ditangkap saat bermain judi jenis mahjong online. Ia diamankan bersama istrinya, Siti Mujayanah. Namun, sang istri kemudian dibebaskan karena tidak terbukti terlibat.
Polisi menyebutkan bahwa aktivitas judi online itu telah berlangsung selama berbulan-bulan, namun belum merinci besaran kerugian maupun transaksi yang terlibat dalam kasus tersebut.
Farel pertama kali menjadi sorotan nasional saat tampil dalam HUT ke-77 RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2022. Penampilannya yang enerjik dan lagu Ojo Dibandingke membuatnya viral dan dibanjiri tawaran tampil.
Meski kariernya menanjak, Farel kala itu tetap harus menyeimbangkan kesibukan manggung dengan pendidikan di SDN Kepundungan 2 Banyuwangi.
Kini, tiga tahun berlalu, Farel justru harus menghadapi realitas pahit: hasil kerja kerasnya dikuras keluarga, dan ayahnya terlibat kasus kriminal. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak keluarga Farel mengenai pengakuan ini.
Simak berita lengkap dan terkini lainnya hanya di: https://gelanggangnews.com

