GelanggangNews – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Raya Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (23/4/2026) dini hari. Sebanyak empat bangunan kios hangus dilalap api dalam insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut.
Kronologi Kejadian dan Respon Cepat Petugas
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melalui layanan Jakarta Siaga 112 pada pukul 00.23 WIB. Menanggapi laporan warga, tim pemadam segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Sunaryo, menjelaskan bahwa saat tim pertama tiba, api sudah dalam kondisi berkobar besar. Kendati demikian, gerak cepat petugas berhasil membuahkan hasil.
“Dari upaya awal itu, api berhasil dilokalisir sehingga tidak terjadi penjalaran ke bangunan lain di sekitarnya,” ujar Sunaryo.
Objek yang Terbakar dan Kendala di Lapangan
Objek yang terdampak merupakan bangunan gudang dengan kategori rendah. Tercatat ada empat unit usaha yang ludes terbakar, antara lain:
Warung makan (Warteg)
Toko peralatan listrik
Kantor jasa pengiriman logistik
Beruntung, lokasi kebakaran berada di area yang mudah dijangkau oleh armada pemadam, sehingga mobilitas petugas tidak menemui hambatan berarti. Meski demikian, petugas tetap waspada terhadap risiko dari instalasi listrik di sekitar lokasi saat proses pemadaman berlangsung.
Kerugian dan Investigasi
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api. Pihak Sudin Gulkarmat juga belum bisa menaksir total kerugian materiil yang diderita pemilik kios.
Korban Jiwa: Nihil (Kondisi bangunan sedang kosong saat kejadian).
Personel Dikerahkan: 65 orang petugas.
Armada: 13 unit mobil pemadam kebakaran.
Imbauan untuk Masyarakat
Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha dan warga sekitar untuk lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik. Pengecekan kabel secara berkala sangat disarankan guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek (korsleting) yang kerap menjadi pemicu utama kebakaran di area padat bangunan.

