Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Update Banjir Sumatra: 174 Orang Tewas, Akses Evakuasi Masih Sulit

ByAdmin Gelanggang

Nov 29, 2025

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra kembali menunjukkan dampak yang semakin memprihatinkan. Hingga laporan terakhir, jumlah korban jiwa telah mencapai 174 orang, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. Tim penyelamat yang berjibaku di lapangan menghadapi tantangan besar akibat kondisi infrastruktur yang rusak parah, membuat proses evakuasi berjalan lambat dan penuh risiko.

Sejak curah hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir, arus air bah menerjang pemukiman, merusak jembatan, menutup akses jalan, serta mengisolasi sejumlah desa. Warga yang selamat banyak di antaranya terjebak di dataran tinggi, bangunan-bangunan bertingkat, dan lokasi yang sulit dijangkau alat berat.

Upaya bantuan telah digencarkan dari berbagai tim SAR, aparat TNI–Polri, hingga relawan lokal. Namun medan yang berat membuat distribusi logistik terhambat. Beberapa titik banjir bahkan hanya bisa dijangkau menggunakan perahu kecil, drone, atau helikopter. Dalam banyak kasus, proses pencarian dilakukan manual karena kendaraan khusus penyelamatan tidak dapat melintas akibat struktur jalan yang terputus total.

Pemerintah daerah menyatakan status darurat diperpanjang agar bantuan dapat dimobilisasi lebih cepat. Mereka juga mengimbau warga di wilayah sekitar sungai dan lereng bukit untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan. Beberapa stasiun pemantau cuaca melaporkan potensi hujan lebat masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga risiko banjir susulan maupun longsor tetap tinggi.

Di sejumlah tempat pengungsian, kondisi mulai padat dan memerlukan tambahan tenaga medis, makanan siap saji, serta perlengkapan kebersihan. Banyak anak-anak dan lansia dilaporkan mengalami kelelahan serta gangguan pernapasan akibat udara lembap dan fasilitas terbatas. Relawan kesehatan terus melakukan pemeriksaan rutin untuk mencegah timbulnya penyakit menular pasca-banjir.

Meski situasi masih sangat sulit, solidaritas warga tampak kuat. Gerakan bantuan dari masyarakat, komunitas, dan lembaga sosial terus mengalir, baik berupa dana, obat-obatan, maupun kebutuhan harian. Harapannya, dukungan ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan meringankan duka para korban.

Sebagai media yang berkomitmen menyajikan informasi terpercaya, Gelanggang News terus mengikuti perkembangan bencana ini secara langsung dan menghadirkan pembaruan bagi pembaca.


Kabar lengkap lainnya dapat dibaca di: www.gelanggangnews.com