Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Siap Lawan Agresi AS! Venezuela Latihan Militer Besar-besaran

ByAdmin Gelanggang

Sep 15, 2025

Caracas – Pemerintah Venezuela menunjukkan sikap tegas terhadap meningkatnya tekanan internasional, khususnya dari Amerika Serikat. Dengan slogan “Siap Lawan Agresi AS! Venezuela Latihan Militer Besar-besaran”, ribuan tentara dan warga sipil ikut serta dalam latihan berskala nasional yang digelar di berbagai kota pada akhir pekan lalu.

Latihan militer ini dipimpin langsung oleh Presiden Nicolás Maduro yang menegaskan bahwa Venezuela tidak akan tunduk pada intervensi asing. “Kami siap mempertahankan kedaulatan bangsa. Tidak ada kekuatan luar yang bisa merampas kemerdekaan kami,” ujar Maduro dalam pidatonya di hadapan ribuan prajurit di Caracas.

Kementerian Pertahanan Venezuela menyebut latihan tersebut melibatkan 150 ribu personel militer reguler, ditambah puluhan ribu warga sipil yang tergabung dalam milisi rakyat. Dengan mengusung tema “Siap Lawan Agresi AS! Venezuela Latihan Militer Besar-besaran”, kegiatan ini mencakup simulasi pertempuran darat, udara, dan laut.

Menurut Menteri Pertahanan Vladimir Padrino López, latihan besar ini dirancang untuk memperkuat kesiapan tempur sekaligus memberi pesan politik kepada Washington. “Pesan kami jelas: Venezuela siap menghadapi segala bentuk agresi militer. Latihan ini membuktikan solidaritas antara rakyat dan angkatan bersenjata,” ujarnya.

Di sisi lain, oposisi dalam negeri menilai langkah tersebut lebih bersifat simbolis ketimbang solusi nyata. Mereka menganggap pemerintah seharusnya lebih fokus menangani krisis ekonomi, inflasi tinggi, dan kelangkaan kebutuhan pokok yang terus menghimpit masyarakat. Namun, pemerintah berkeras bahwa keamanan nasional tidak bisa ditawar.

Analis politik dari Universitas Simón Bolívar, Hector Cárdenas, menyebut latihan berskala nasional ini memiliki dimensi strategis dan psikologis. “Dengan menggelar latihan besar, Venezuela ingin menunjukkan bahwa mereka siap lawan agresi AS dan menegaskan kedaulatan di mata dunia,” jelasnya.

Respon internasional pun beragam. Amerika Serikat melalui Departemen Luar Negeri menyatakan prihatin atas meningkatnya ketegangan militer di kawasan Amerika Latin. Sementara itu, sekutu Venezuela seperti Rusia, Iran, dan Tiongkok justru memberikan dukungan politik terhadap langkah pemerintah Maduro.

Di lapangan, suasana latihan berlangsung dengan disiplin tinggi. Pesawat tempur Sukhoi, tank tempur, serta sistem pertahanan rudal dipamerkan sebagai bagian dari kekuatan militer Venezuela. Ribuan warga juga ikut menyaksikan jalannya latihan, sebagian memberikan dukungan moral kepada tentara.

Bagi sebagian masyarakat, kegiatan ini menimbulkan rasa bangga sekaligus khawatir. “Saya merasa terlindungi karena negara bersiap menghadapi ancaman, tetapi di sisi lain kami masih kesulitan mendapatkan makanan,” ujar Carolina Diaz, warga Caracas.

Meski menimbulkan kontroversi, satu hal yang pasti: Siap Lawan Agresi AS! Venezuela Latihan Militer Besar-besaran kini menjadi tajuk utama yang menarik perhatian dunia. Perkembangan ini akan terus dipantau, mengingat dampaknya bukan hanya bagi Venezuela, tetapi juga bagi stabilitas regional di Amerika Latin.

Untuk berita internasional terkini dan analisis mendalam lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.