Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Pemprov DKI Dorong UMKM & Usaha Kuliner

ByAdmin Gelanggang

Sep 13, 2025

Jakarta, GELANGGANG NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya mendorong pertumbuhan UMKM dan usaha kuliner sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dukungan itu diwujudkan melalui program pelatihan, pendampingan, penyediaan akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing sekaligus membuka lapangan kerja baru di ibu kota.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menekankan, sektor UMKM dan usaha kuliner terbukti tahan banting, bahkan saat pandemi Covid-19. “UMKM dan usaha kuliner adalah motor penggerak ekonomi Jakarta. Pemprov DKI akan terus hadir, baik dalam bentuk kebijakan maupun program konkret, untuk memastikan sektor ini semakin maju,” ujarnya, Sabtu (13/9).

Program Jakpreneur dan Sentra Kuliner

Pemprov DKI Jakarta melalui program Jakpreneur memberikan pembinaan, konsultasi bisnis, hingga pendampingan digitalisasi usaha. Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng perbankan untuk membuka akses kredit berbunga rendah agar pelaku usaha bisa memperluas skala bisnis mereka.

Tak hanya pendanaan, Pemprov DKI turut menyiapkan sentra kuliner di berbagai wilayah. Sentra ini dirancang menjadi ruang kreatif sekaligus etalase bagi produk-produk khas Jakarta. Dengan adanya wadah tersebut, usaha kuliner tradisional seperti kerak telor, soto Betawi, dan nasi uduk bisa lebih mudah dijangkau masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya kota.

Dukungan Digitalisasi

Dorongan digitalisasi menjadi salah satu fokus utama. Pemprov DKI bekerja sama dengan sejumlah platform e-commerce dan layanan pesan antar makanan untuk membantu para pelaku UMKM dan usaha kuliner menjangkau pasar lebih luas.

Salah satu pelaku usaha binaan mengaku terbantu dengan program tersebut. “Dulu hanya jualan di sekitar rumah. Sekarang berkat pelatihan digital marketing dan kerja sama dengan platform online, pesanan bisa datang dari berbagai daerah. Omzet naik signifikan,” ujarnya.

Tanggapan Pengamat

Pengamat ekonomi menilai langkah Pemprov DKI mendorong UMKM dan usaha kuliner sangat tepat. Menurut mereka, sektor ini memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus membuka kesempatan kerja bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah. “Pemerintah daerah perlu terus konsisten, bukan hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mengawal akses pasar dan pendanaan,” kata seorang pakar dari universitas negeri di Jakarta.

Tantangan dan Harapan

Meski demikian, tantangan masih ada. Beberapa pelaku UMKM menghadapi hambatan legalitas, izin edar, hingga keterbatasan kapasitas produksi. Pemprov DKI berkomitmen memberikan solusi lewat pendampingan teknis, fasilitasi sertifikasi halal, dan bantuan pengurusan izin usaha.

Ke depan, Pemprov DKI berharap program ini tidak hanya memperkuat UMKM dan usaha kuliner di level lokal, tetapi juga membuka peluang ekspor bagi produk-produk unggulan. Dengan dukungan berkelanjutan, Jakarta ditargetkan mampu menjadi pusat kuliner yang berdaya saing global, tanpa meninggalkan ciri khas tradisionalnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov DKI menegaskan bahwa sektor UMKM, khususnya usaha kuliner, tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi Jakarta. Pemerintah optimistis strategi ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi ibu kota sebagai kota global dengan identitas lokal yang kuat.

Untuk berita selengkapnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.