Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Nestapa ASN Gadungan di Gresik: Masuk Kerja Hari Pertama, Ternyata Jadi Korban Penipuan SK Palsu

ByAdmin Gelanggang

Apr 9, 2026

GelanggangNews – GRESIK – Suasana pagi di Kantor Bupati Gresik pada Senin (6/4) yang seharusnya menjadi momen membanggakan bagi seorang wanita berinisial SE, berubah menjadi mimpi buruk. Datang dengan seragam dinas rapi dan penuh percaya diri, SE harus menelan kenyataan pahit bahwa statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) hanyalah fiktif belaka.

Kejadian yang sempat menghebohkan lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ini terungkap saat petugas keamanan menanyakan rincian penempatan kerja SE. Harapan besar yang ia bawa dari rumah seketika runtuh saat dokumen yang ia pegang dinyatakan palsu oleh pihak berwenang.

Kecurigaan Berawal dari Nama Instansi yang “Hilang”

Awalnya, kehadiran SE tidak memancing kecurigaan. Mengenakan seragam lengkap, ia tampak meyakinkan layaknya pegawai pada umumnya. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Gresik, Imam Basuki, mengaku sempat mengira wanita tersebut adalah pegawai mutasi dari instansi lain.

Namun, kejanggalan mulai muncul saat SE memberikan jawaban mengenai lokasi tugasnya.

“Awalnya saya kira ada PNS mutasi. Tapi setelah ditanya, dia mengaku ditempatkan di Bagian Humas. Padahal bagian itu sudah lama tidak ada karena sudah berubah nama menjadi Bagian Prokopim,” jelas Imam kepada awak media, Rabu (8/4/2026).

Kejanggalan Tanda Tangan pada Dokumen Legalitas

Merasa ada yang tidak beres, petugas segera memeriksa dokumen yang dibawa SE, termasuk Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS tahun 2024 yang bahkan sudah dilegalisir. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ditemukan bukti fisik bahwa dokumen tersebut adalah produk penipuan.

Meskipun nama pejabat yang tercantum dalam SK tersebut sudah benar, namun terdapat perbedaan mencolok pada tanda tangan yang tertera.

  • Dokumen: Menggunakan nama pejabat berwenang yang asli.

  • Temuan: Spesimen tanda tangan sama sekali tidak sesuai dengan aslinya.

Korban Terpukul: Ada Belasan Orang Lainnya?

Saat petugas memberikan penjelasan bahwa ia telah ditipu, SE dilaporkan langsung lemas. Raut wajahnya berubah masam, bahunya merosot, dan ia tampak kehilangan arah. Rasa malu dan kecewa campur aduk karena ia telah menyiapkan segala sesuatunya untuk bekerja di hari itu.

Berdasarkan pengakuan SE kepada petugas, ia diduga bukan satu-satunya korban. Terdapat informasi bahwa ada sekitar 12 hingga 15 orang lainnya yang terjebak dalam modus serupa. Mereka semua dijanjikan lolos seleksi PNS dengan penempatan di berbagai instansi di lingkungan Pemkab Gresik setelah menyetorkan sejumlah syarat.

Langkah Tegas Pemkab Gresik

Menanggapi fenomena ini, Pemkab Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) langsung mengambil langkah cepat. Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini secara serius untuk mengungkap jaringan di balik peredaran SK palsu tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan ASN secara instan, mengingat seluruh proses rekrutmen pemerintah kini dilakukan secara transparan dan terintegrasi melalui sistem resmi.