Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Minum Air Sambil Berdiri Katanya Berbahaya, Benarkah?

ByAdmin Gelanggang

Sep 23, 2025

Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak orang terbiasa minum air sambil berdiri. Kebiasaan ini kerap dianggap berbahaya oleh sebagian masyarakat karena diyakini bisa mengganggu kesehatan tubuh. Namun, benarkah minum air dengan posisi berdiri dapat memberikan dampak buruk, ataukah hal itu hanya sekadar mitos yang berkembang dari mulut ke mulut?


Mitos dan Kepercayaan yang Beredar

Sejak lama, terdapat anggapan bahwa minum air sambil berdiri berbahaya karena air yang masuk tidak terserap dengan baik oleh tubuh. Ada pula yang percaya bahwa air bisa langsung “jatuh” ke perut tanpa melalui proses penyaringan alami, sehingga menimbulkan gangguan ginjal dan pencernaan.

Beberapa budaya bahkan melarang keras kebiasaan ini dan menekankan bahwa air sebaiknya diminum sambil duduk. Tidak sedikit orang tua yang memperingatkan anak-anaknya agar tidak minum sambil berdiri demi menjaga kesehatan.


Pandangan Medis dan Ilmiah

Menurut sejumlah pakar kesehatan, minum air dalam posisi berdiri sebenarnya tidak secara langsung membahayakan tubuh. Sistem pencernaan manusia telah dirancang untuk menyesuaikan masuknya cairan, baik ketika kita duduk maupun berdiri.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Minum air sambil berdiri dapat menyebabkan tubuh kurang rileks, sehingga cairan yang masuk terkadang tidak tertelan secara optimal. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko ketidaknyamanan pada lambung, seperti perut kembung atau rasa penuh.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang minum sambil duduk, posisi tubuh menjadi lebih tenang sehingga proses penyerapan cairan berlangsung lebih baik. Hal ini membantu mengoptimalkan fungsi ginjal dalam menyaring cairan yang masuk.


Risiko yang Mungkin Timbul

Meski tidak berbahaya secara langsung, minum air sambil berdiri berpotensi menimbulkan beberapa gangguan ringan, antara lain:

  1. Gangguan pencernaan ringan – karena air masuk terlalu cepat tanpa proses rileksasi.

  2. Ketidaknyamanan pada lambung – terutama bagi orang yang memiliki riwayat maag.

  3. Risiko tersedak – posisi berdiri membuat seseorang lebih mungkin minum terburu-buru.

Dokter menyarankan agar masyarakat tidak perlu terlalu khawatir, tetapi tetap sebaiknya mengutamakan minum air sambil duduk. Hal ini bukan hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga melatih tubuh untuk lebih tenang.


Cara Minum Air yang Benar

Untuk menjaga kesehatan tubuh, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Minumlah air sambil duduk agar tubuh lebih rileks.

  • Usahakan minum secara perlahan, jangan terburu-buru.

  • Konsumsi air dalam jumlah cukup sesuai kebutuhan harian, sekitar 2 liter per hari.

  • Pilih air bersih dan higienis untuk menghindari risiko penyakit.


Kesimpulan

Dari penjelasan medis, dapat disimpulkan bahwa minum air sambil berdiri tidak sepenuhnya berbahaya, tetapi juga bukan kebiasaan terbaik untuk kesehatan. Posisi duduk dianggap lebih ideal karena membantu proses penyerapan cairan dan mencegah ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.

Dengan demikian, anggapan bahwa minum air sambil berdiri sangat berbahaya lebih tepat disebut sebagai mitos kesehatan, meski tetap ada baiknya kebiasaan ini dihindari demi menjaga kenyamanan tubuh.


Kesehatan sering kali berkaitan erat dengan kebiasaan kecil sehari-hari. Minum air memang terlihat sederhana, namun cara melakukannya bisa memengaruhi kenyamanan tubuh. Jadi, daripada terburu-buru minum sambil berdiri, lebih baik luangkan waktu sejenak untuk duduk dan meneguk air dengan tenang.


Gelanggang News – informasi kesehatan aktual dan terpercaya. Baca selengkapnya di www.gelanggangnews.com