GelanggangNews – DEPOK – Aksi kriminalitas jalanan kembali terjadi di wilayah hukum Kota Depok. Seorang pria terpaksa melakukan duel sengit demi mempertahankan ponsel miliknya dari serangan jambret bersenjata tajam di kawasan Jalan Suhaemi, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Selasa (28/4/2026) malam. Korban yang saat itu tengah asyik beristirahat sambil bermain gim di sebuah warung bubur, tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi incaran pelaku.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, insiden bermula saat korban tengah duduk sendirian. Secara tiba-tiba, pelaku yang diketahui berinisial FKB menghampiri korban dan langsung mencoba merampas telepon genggamnya.
Tak hanya mengancam, pelaku juga membawa sebilah golok dan langsung melayangkannya ke arah korban untuk melumpuhkan perlawanan.
“Pelaku merampas sambil berupaya membacok korban menggunakan golok. Namun, korban memiliki refleks yang cepat sehingga berhasil mengelak dari serangan fatal tersebut,” ujar AKP Made Budi dalam keterangannya, Rabu (29/4).
Perlawanan Korban dan Penangkapan
Alih-alih menyerah, korban justru memberikan perlawanan sengit. Terjadi aksi pergumulan di lokasi kejadian saat korban berusaha merebut senjata tajam dari tangan pelaku. Duel tersebut memancing perhatian warga sekitar dan petugas kepolisian yang tengah berada di dekat lokasi.
Melihat adanya keributan, warga bersama aparat kepolisian segera meringkus pelaku sebelum sempat melarikan diri. Meski berhasil mempertahankan barang berharganya, korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat kontak fisik tersebut.
Data Insiden:
Waktu Kejadian: Selasa, 28 April 2026.
Lokasi: Warung Bubur, Jl. Suhaemi, Bojongsari, Depok.
Identitas Pelaku: FKB.
Kondisi Korban: Mengalami luka sayat pada bagian jari tangan kiri.
Proses Hukum
Saat ini, pelaku FKB telah diamankan di Polsek Bojongsari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan pelaku untuk mengancam korban.
Pihak kepolisian mengapresiasi keberanian warga yang sigap membantu, namun tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan perangkat elektronik di tempat sepi, terutama pada malam hari.

