JAKARTA, Gelanggang News – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyambut positif langkah Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang berkomitmen menaikkan gaji dan tunjangan hakim. Komitmen ini dinilai sebagai momentum penting untuk mendorong reformasi menyeluruh di sektor kehakiman Indonesia.
Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa DPR siap mengawal realisasi janji tersebut. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan lebih dari 9.000 hakim di Indonesia harus dilakukan secara simultan dan terstruktur.
“Kalau kesejahteraan hakim meningkat, maka integritas dan kualitas keadilan juga akan ikut terdongkrak,” ujarnya di Senayan, Jakarta.
Dukungan serupa datang dari Fraksi PKB di MPR RI yang berharap Kementerian Keuangan segera menghitung ulang skema anggaran agar kenaikan gaji bisa segera terealisasi usai pelantikan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2024 mendatang.
Langkah ini muncul setelah protes serentak para hakim se-Indonesia yang menggelar cuti massal sebagai bentuk keprihatinan terhadap stagnasi gaji yang tak berubah sejak 2012. Beberapa laporan bahkan menyebutkan rumah dinas yang tidak layak dan tunjangan yang jauh dari kata cukup, terutama bagi hakim di daerah terpencil.
Presiden terpilih Prabowo Subianto sendiri menyatakan keterkejutannya saat mengetahui kondisi para hakim dalam rapat bersama Komisi III DPR beberapa waktu lalu. Ia berjanji akan menjadikan peningkatan kesejahteraan hakim sebagai salah satu prioritas utama dalam pemerintahannya.
Tak hanya soal gaji, DPR juga mendorong reformasi struktural yang lebih luas dalam sistem kehakiman. Wacana pembaruan RUU Jabatan Hakim kembali mencuat, termasuk peninjauan tunjangan, fasilitas kerja, dan perlindungan hukum yang lebih memadai bagi para penegak keadilan.
Langkah ini dipandang penting untuk memperkuat independensi peradilan dan memperbaiki citra lembaga kehakiman di mata publik.
🔗 Baca berita lengkapnya di: https://gelanggangnews.com

