Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

China Kembali Pamerkan Jet Tempur Supersonik J-10C, Apa Kehebatannya?

ByAdmin Gelanggang

Oct 7, 2025

Beijing – Militer China kembali menarik perhatian dunia setelah memperlihatkan jet tempur supersonik J-10C dalam sebuah pameran udara berskala internasional. Kehadiran pesawat tempur ini tidak hanya menjadi simbol kekuatan industri pertahanan negeri tirai bambu, tetapi juga menunjukkan ambisi China untuk memperkokoh posisinya sebagai salah satu kekuatan militer terdepan di Asia dan dunia.

Pameran yang berlangsung di Provinsi Guangdong, awal Oktober 2025, menampilkan sejumlah manuver akrobatik J-10C. Jet tersebut berhasil memukau para pengunjung dengan kecepatan tinggi, kelincahan manuver, serta kemampuan teknologi avionik mutakhir yang disebut-sebut mampu menyaingi pesawat tempur generasi keempat lainnya, bahkan mendekati standar generasi 4.5.

Teknologi dan Spesifikasi J-10C

J-10C merupakan varian terbaru dari keluarga jet tempur J-10 yang dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Corporation. Beberapa keunggulannya antara lain:

  1. Mesin Supersonik Modern – J-10C dilengkapi mesin turbofan WS-10B buatan dalam negeri yang memungkinkan pesawat melesat dengan kecepatan lebih dari Mach 2.

  2. Radar AESA (Active Electronically Scanned Array) – Teknologi radar canggih ini memungkinkan deteksi multi-target sekaligus, dengan jangkauan yang lebih jauh dibandingkan radar konvensional.

  3. Sistem Persenjataan Lengkap – Jet ini dapat membawa berbagai rudal udara-ke-udara jarak menengah, rudal anti-kapal, hingga bom pintar berpemandu presisi.

  4. Avionik Generasi Baru – Kokpit digital dengan layar multifungsi memberikan pilot kendali penuh sekaligus memudahkan dalam situasi tempur modern.

  5. Kemampuan Stealth Parsial – Desainnya dilengkapi teknologi penurun jejak radar sehingga lebih sulit dideteksi musuh.

Pesaing di Pasar Global

Kehadiran J-10C tidak hanya berpengaruh bagi kekuatan militer China, tetapi juga menjadi tantangan bagi pasar global. Pesawat ini ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibanding jet tempur Barat seperti F-16 atau Rafale. Pakistan menjadi salah satu negara yang sudah mengoperasikan J-10C, sementara beberapa negara Asia dan Afrika dikabarkan tengah melirik kemampuannya.

Pesan Politik dan Pertahanan

Analis militer menilai bahwa pameran J-10C merupakan bentuk pesan politik China kepada dunia. Di tengah ketegangan Laut China Selatan, unjuk kekuatan alutsista ini memperlihatkan kesiapan militer Beijing dalam menghadapi berbagai kemungkinan.
“China ingin menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mampu memproduksi jet tempur modern, tetapi juga siap menyaingi negara-negara besar dalam teknologi pertahanan udara,” ujar Zhang Wei, pakar keamanan dari Beijing Institute of Strategic Studies.

Reaksi Internasional

Kehadiran J-10C mendapat sorotan dari berbagai negara. Amerika Serikat dan sekutunya memandang pengembangan ini sebagai bagian dari strategi modernisasi militer China yang ambisius. Sementara itu, Rusia melihat langkah China sebagai potensi kompetisi baru dalam pasar ekspor senjata.

Tantangan yang Dihadapi

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa J-10C masih memiliki tantangan, terutama dalam pembuktian kemampuan tempur nyata di medan perang. Selain itu, ketergantungan pada produksi massal dan kesiapan logistik juga akan menjadi faktor penting dalam menilai efektivitas jet ini di masa depan.

Dengan kemunculannya, J-10C semakin mempertegas posisi China sebagai negara yang tidak hanya mampu membeli teknologi militer asing, tetapi juga mengembangkan sendiri produk dalam negeri yang mampu bersaing di level internasional.


Info berita selengkapnya hanya di 👉 www.gelanggangnews.com