Sebuah uji tabrak ekstrem dilakukan terhadap Chery Tiggo yang telah berusia 10 tahun. Uji coba ini bukan sekadar simulasi, tapi benar-benar mengetes kemampuan struktur bodi dan sistem keselamatan setelah satu dekade digunakan. Pertanyaannya: apakah mobil bekas masih bisa melindungi penumpang saat kecelakaan?
Chery Auto memutuskan untuk menguji Chery Tiggo 5x (generasi lama) dalam kondisi asli bekas pakai, tanpa perbaikan atau penggantian komponen struktural besar. Mobil langsung ditabrakkan ke dinding beton sesuai standar uNCAP (China-NCAP) dengan kecepatan tinggi.
Hasil Uji Tabrak:
Meski usianya sudah menyentuh satu dekade, hasil uji tabrak menunjukkan bahwa:
- Struktur kabin tetap utuh, tidak mengalami penyusutan besar.
- Airbag berfungsi normal, mengembang tepat waktu.
- Pintu masih bisa dibuka secara manual setelah benturan.
- Area penumpang depan terlindungi dengan baik, menunjukkan sistem rangka masih kuat.
Kenapa Ini Penting?
Uji ini penting untuk menepis anggapan bahwa mobil buatan China tidak tahan lama. Chery ingin membuktikan bahwa kualitas dan keselamatan tetap bisa diandalkan, bahkan setelah kendaraan digunakan bertahun-tahun.
Menurut perwakilan Chery, tes ini juga dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk mereka, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana Chery kembali bangkit dengan produk-produk seperti Tiggo 5X, Tiggo 7 Pro, dan Omoda 5.
Dengan uji tabrak ini, Chery berhasil membuktikan bahwa kualitas mobilnya bukan hanya unggul saat baru keluar dari dealer, tapi juga bertahan hingga 10 tahun kemudian. Sebuah langkah berani sekaligus sinyal bahwa produsen otomotif China siap bersaing dengan merek Jepang dan Eropa.
Baca berita otomotif terkini lainnya di:
👉 https://gelanggangnews.com/

