GELANGGANG NEWS – Dunia penerbangan kembali diguncang oleh insiden tragis jatuhnya pesawat Air India Flight 171 yang menggunakan Boeing 787 Dreamliner, hanya beberapa saat setelah lepas landas dari Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025. Kecelakaan ini menewaskan 241 dari 242 orang di dalamnya, menjadikannya salah satu insiden udara paling fatal dalam beberapa tahun terakhir.
Kejadian ini memicu sorotan baru terhadap reputasi dan rekam jejak keselamatan Boeing 787, pesawat yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu jet komersial paling modern dan efisien di dunia.
✈️ Boeing 787: Modern, Tapi Penuh Catatan Teknis
Sejak pertama kali mengudara pada 2011, Boeing 787 Dreamliner telah digunakan lebih dari 1.100 unit oleh maskapai-maskapai besar dunia. Pesawat ini dipuji karena efisiensi bahan bakarnya, teknologi mutakhir, dan kenyamanan kabin jarak jauh.
Namun, tidak sedikit pula laporan masalah teknis yang membayangi pesawat ini, seperti:
- Insiden kebakaran baterai pada 2013 yang membuat armada 787 sempat grounded global
- Masalah korosi pada bilah turbin
- Panel badan pesawat yang tidak sesuai spesifikasi
- Kebocoran tekanan kabin dan keausan struktural
Meskipun demikian, hingga sebelum kecelakaan Air India ini, Boeing 787 tidak pernah mengalami kecelakaan fatal atau kehilangan total pesawat (hull loss).
🧭 Investigasi Masih Berlangsung
Otoritas India, bersama dengan tim investigasi dari AS dan Inggris, kini tengah menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat. Dugaan awal mengarah pada:
- Masalah teknis saat lepas landas
- Gangguan pada sistem flap atau trim stabilizer
- Potensi kesalahan prosedur otomatisasi pesawat
Video amatir dari warga sekitar memperlihatkan pesawat kehilangan ketinggian tajam sebelum jatuh dan terbakar. Investigasi kotak hitam akan menjadi kunci mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
📉 Pukulan Terbaru bagi Reputasi Boeing
Setelah kontroversi panjang soal Boeing 737 Max, yang sempat dilarang terbang secara global, kini reputasi Boeing kembali dipertaruhkan. Banyak pihak mulai mempertanyakan standar kualitas produksi dan kontrol keselamatan perusahaan raksasa penerbangan ini.
✅ Kesimpulan
Kecelakaan tragis Air India Flight 171 menjadi peringatan keras bahwa bahkan pesawat dengan reputasi keselamatan tinggi pun tetap berisiko. Meski Boeing 787 memiliki rekam jejak yang cukup solid selama lebih dari satu dekade, investigasi menyeluruh akan menentukan apakah insiden ini bersifat kebetulan atau tanda adanya masalah sistemik yang lebih dalam.
Ikuti terus perkembangan investigasi dan berita dunia penerbangan hanya di:
gelanggangnews.com

