Sejak diperkenalkan dalam generasi kedua, Yamaha NMAX Connected yang dilengkapi teknologi Y-Connect menghadirkan kemudahan bagi penggunanya. Namun, beberapa pemilik motor ini mengeluhkan masalah pada sistem tersebut, terutama dugaan bahwa fitur Y-Connect menyebabkan aki mudah soak. Jika motor dibiarkan dalam kondisi diam terlalu lama, aki bisa habis, membuat motor sulit dinyalakan.
Belakangan, muncul perbincangan terkait insiden NMAX Connected yang tidak bisa menyala. Dalam unggahan akun Instagram cicakkreatipblog, terlihat motor mengalami kendala meskipun sistem keyless dan aki berada dalam kondisi normal. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata sekring utama putus.
“Masalah utamanya ada pada CCU yang mengalami korsleting, menyebabkan sekring putus,” ujar perekam video tersebut, dikutip Jumat (21/3/2025). CCU atau Communication Control Unit adalah komponen yang menghubungkan motor dengan sistem Y-Connect. Jika terjadi korsleting, pengguna memiliki dua opsi, yakni mencabut CCU atau menggantinya dengan unit baru agar motor bisa kembali menyala.
Menanggapi permasalahan ini, Ferry Nurul Fajar, selaku Service & Technical Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menjelaskan bahwa putusnya sekring utama menandakan adanya korsleting dalam komponen kelistrikan motor.
“Korsleting bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti arus listrik yang berlebihan, kondisi kabel dan soket yang bermasalah, hingga cacat produksi,” jelas Ferry kepada Gelanggang News, Kamis (20/3/2025). Selain itu, soket yang kotor atau basah juga berpotensi memicu korsleting pada CCU.
Bagi pemilik NMAX Connected yang ingin menghindari masalah ini, disarankan untuk rutin mengecek kondisi kelistrikan motor, memastikan soket tetap kering, dan melakukan perawatan berkala. Jika ingin solusi cepat, mencabut CCU bisa menjadi pilihan agar motor tetap dapat digunakan, meskipun fitur Y-Connect tidak akan berfungsi.
sumber: https://gelanggangnews.com/
