Arab Saudi Bentuk Aliansi Maritim 14 Negara untuk Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi

GelanggangNews (Utama) – Riyadh – Arab Saudi memimpin pembentukan aliansi pertahanan maritim internasional yang melibatkan 14 negara untuk melindungi jalur pelayaran strategis di Laut Merah dari ancaman kelompok Houthi Yaman.

Arab Saudi mengumumkan pembentukan aliansi pertahanan maritim internasional setelah pertemuan di Riyadh yang dihadiri perwakilan dari 43 negara dan Uni Eropa pada Kamis (30/7/2026). Sebanyak 14 negara merilis deklarasi bersama untuk mendukung aliansi tersebut, termasuk Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Pakistan, Turkiye, Mesir, Yordania, Yaman, Bangladesh, Nigeria, Sudan, Djibouti dan Somalia.

Aliansi ini bertujuan untuk melindungi jalur pelayaran di Laut Merah, Selat Bab al-Mandab, dan Teluk Aden yang menjadi jalur krusial bagi ekspor minyak Arab Saudi. Arab Saudi akan bertindak sebagai negara pendiri sekaligus pemimpin, serta menjadi tuan rumah bagi markas besar permanen aliansi tersebut. Langkah ini diambil setelah kelompok Houthi Yaman mengumumkan larangan maritim terhadap aktivitas pelayaran Arab Saudi pada 20 Juli 2026.

Kelompok Houthi yang dekat dengan Iran mengeklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Pemimpin Houthi Abdul-Malik al-Houthi memperingatkan akan adanya eskalasi komprehensif jika Arab Saudi mengintensifkan operasi militernya, serta mengklaim operasi maritim kelompoknya telah membuahkan hasil positif dengan memaksa 16 kapal berbalik arah.

Selat Bab al-Mandab berfungsi sebagai jalur maritim krusial yang menghubungkan Teluk Aden dengan ujung selatan Laut Merah dan membentuk urat nadi yang tak tergantikan bagi pengiriman energi global dan perdagangan internasional dari dan menuju Terusan Suez. Jalur air tersebut menjadi semakin penting bagi ekspor minyak Arab Saudi di tengah berbagai gangguan di Selat Hormuz yang dipicu oleh konflik dengan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *