UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, FIFA Didesak Batalkan Penjualan Saham ke Investor Swasta

GelanggangNews (Utama) – Jakarta – Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) bersama 55 asosiasi anggotanya melayangkan ancaman boikot terhadap seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, sebagai respons atas rencana penjualan saham kepada investor swasta.

Langkah tegas UEFA ini diambil untuk menolak rencana FIFA yang dipimpin Presiden Gianni Infantino membentuk entitas komersial baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Entitas ini akan mengelola hak komersial dan operasional turnamen-turnamen besar seperti Piala Dunia pria dan wanita, serta Piala Dunia Antarklub.

FIFA menargetkan pengumpulan dana sekitar 4,2 miliar dolar AS dengan menjual hingga 20 persen saham minoritas di FFE yang diperkirakan memiliki valuasi mencapai 20 miliar dolar AS. Dana tersebut diklaim akan digunakan untuk mempercepat pendanaan pengembangan sepak bola global bagi 211 asosiasi anggota yang bergantung pada sokongan FIFA.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis Kamis (30/7/2026), UEFA menegaskan tidak ada tim nasional dari 55 asosiasi anggotanya yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA selama usulan ini masih berlaku. UEFA menyatakan Piala Dunia bukan milik sepak bola untuk dijual dan jiwa serta tata kelola sepak bola bukanlah aset untuk diperdagangkan.

Kritik serupa juga datang dari konfederasi lain seperti CONCACAF dan AFC yang menyuarakan keprihatinan atas kurangnya konsultasi dan transparansi. UEFA khawatir komersialisasi berlebihan dapat mengubah sepak bola secara permanen dengan prioritas pengembalian finansial menggeser integritas olahraga. Ancaman boikot akan dicabut jika FIFA membatalkan rencana tersebut sepenuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *