Kelangkaan Solar Picu Antrean Hingga 5 Jam di Sibolga, Kendaraan Mengular 3 Kilometer

GelanggangNews (Utama) – Sibolga – Sejumlah pengendara di Sibolga, Sumatra Utara, harus mengantre hingga 5 jam hanya untuk mendapatkan BBM jenis solar, dengan antrean kendaraan yang mengular hingga 3 kilometer.

Kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar melanda berbagai wilayah di Indonesia pada hari ini. Di Sibolga, Sumatra Utara, kondisi semakin parah dengan pengendara yang terpaksa mengantre hingga 5 jam untuk mendapatkan BBM solar. Antrean kendaraan bahkan mencapai 3 kilometer, meskipun pihak SPBU membantah adanya kelangkaan.

Situasi serupa terjadi di sejumlah wilayah lain di Sumatra dan Jawa. Di Medan, beberapa SPBU besar mengalami kekosongan stok Bio Solar sejak Kamis malam, menyebabkan SPBU tampak sepi tanpa antrean kendaraan diesel. Sementara itu, di Jawa Timur, antrean panjang terjadi di berbagai SPBU mulai dari Lumajang, Surabaya, Malang, Mojokerto, hingga Pasuruan.

Ketua DPD Organda Jatim Firmansyah Mustafa mengungkapkan bahwa kelangkaan solar disebabkan oleh pemangkasan kuota dari BPH Migas. Kuota solar di bulan Juni turun 12-14 persen dibandingkan Mei. Pertamina sendiri mengklaim telah meningkatkan penyaluran Biosolar di sejumlah wilayah, termasuk di Sibolga yang dioptimalkan hingga sekitar 21,7 persen.

Para sopir truk dan angkutan mengeluhkan dampak kelangkaan ini terhadap operasional mereka. Antrean yang menghabiskan waktu 1-2 jam membuat jadwal perjalanan berantakan dan mengurangi produktivitas. Ekonom memperingatkan bahwa jika kelangkaan berlanjut, dapat memicu lonjakan inflasi karena biaya distribusi barang yang meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *