Diduga Mabuk Usai Minum Miras, Pemuda di Tangerang Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

GelanggangNews – Tangerang – Seorang pemuda berinisial AP (23) tewas setelah terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Korban diduga dalam kondisi mabuk saat peristiwa terjadi.

Informasi tersebut disampaikan oleh BPBD Kabupaten Tangerang melalui akun Instagram resminya. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

Petugas Piket Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan adanya orang tenggelam dari pihak kepolisian pada pukul 04.30 WIB. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

“Pukul 04.30 WIB, BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, hingga menjelang siang, korban belum ditemukan,” tulis BPBD Kabupaten Tangerang, dikutip pada Rabu (6/5/2026).

Tim gabungan dari Pos Damkar Kelapa Dua dan Basarnas Jakarta kembali melakukan penyisiran pada siang hari. Pencarian membuahkan hasil setelah petugas melakukan penyisiran selama beberapa jam.

“Petugas berhasil menemukan korban pada pukul 13.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Kronologi Kejadian

BPBD Kabupaten Tangerang mengungkapkan bahwa korban diduga dalam kondisi mabuk saat tenggelam. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang merupakan warga asal Tegal, Jawa Tengah, ini awalnya mengonsumsi minuman keras bersama rekannya pada Selasa (5/5/2026) pukul 00.00 WIB.

“Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 00.00 WIB, korban AP sedang dalam keadaan mabuk minuman keras bersama rekannya,” tulis BPBD.

Saat itu, korban pamit kepada temannya untuk membeli makanan. Rekannya yang berinisial PA berinisiatif menyusul korban. “Tepat di sungai/kali Perumahan Arcadia Gading Serpong, dekat Danau Kelapa Dua, saksi melihat korban sudah berada di tengah sungai dan tenggelam,” tambahnya.

Lantaran tidak bisa berenang, PA segera mencari bantuan dengan berlari ke rumah keluarga korban untuk mengabarkan kejadian tersebut. Keluarga korban sempat berupaya melakukan pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian menghubungi BPBD Kabupaten Tangerang untuk bantuan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *