Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Duka di Balik Panggung Megah: Kru Konser Shakira Tewas Terjepit Alat Berat di Pantai Copacabana

ByAdmin Gelanggang

Apr 27, 2026

GelanggangNews – Jakarta – Kabar duka menyelimuti persiapan tur dunia bintang pop asal Kolombia, Shakira. Di tengah antusiasme warga Brasil menyambut konser gratis sang diva, sebuah insiden fatal terjadi di lokasi pembangunan panggung yang terletak di hamparan pasir Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Minggu (26/4/2026).

Seorang pekerja konstruksi dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan kerja saat sedang merakit struktur panggung raksasa yang direncanakan menjadi pusat perhatian jutaan pasang mata pada akhir pekan mendatang.

Menurut laporan dari Departemen Pemadam Kebakaran Rio de Janeiro (via Reuters, 27 April), insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi waktu setempat. Berdasarkan kesaksian para pekerja di lapangan, korban terjebak di dalam sebuah sistem pengangkat yang tengah beroperasi untuk memasang material panggung.

Kecelakaan teknis tersebut menyebabkan korban mengalami cedera yang sangat parah pada bagian kaki dan anggota tubuh bagian bawah lainnya. Tim medis segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima panggilan darurat, namun sayangnya nyawa pekerja tersebut tidak tertolong akibat luka fatal yang dideritanya saat terjepit mekanisme alat berat.

Hingga saat ini, area tertentu di sekitar panggung telah dipasang garis polisi untuk kepentingan investigasi lebih lanjut. Insiden ini memicu pertanyaan besar mengenai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek hiburan skala besar di Brasil.

Mengingat konser ini merupakan acara gratis yang diperkirakan akan menyamai rekor konser ikonik lainnya di Copacabana, beban kerja dan tenggat waktu yang ketat diduga menjadi faktor yang menekan para kru di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak promotor maupun manajemen Shakira belum memberikan pernyataan resmi mengenai kelanjutan acara tersebut. Konser yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, ini diharapkan menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah musik di Rio de Janeiro dengan prediksi penonton mencapai lebih dari satu juta orang.

Warga lokal dan penggemar di media sosial mulai menyuarakan rasa duka mereka. Banyak yang berharap agar ada penghormatan khusus bagi pekerja tersebut jika konser tetap dilanjutkan, mengingat dedikasinya dalam membangun panggung bagi sang bintang.