Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Gudang Logistik PT Lucky di Tangerang Dilahap si Jago Merah, Kerugian Tembus Rp 10 Miliar

ByAdmin Gelanggang

Apr 27, 2026

GelanggangNews – TANGERANG – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah gudang penyimpanan skala besar di kawasan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten. Fasilitas milik PT Lucky tersebut diketahui menyimpan stok makanan hewan, khususnya kucing, serta berbagai produk perabotan rumah tangga yang siap didistribusikan.

Kronologi Kejadian

Kobaran api pertama kali dilaporkan muncul pada Sabtu (25/4/2026) sore sekitar pukul 15.44 WIB. Mengingat banyaknya material yang mudah terbakar seperti plastik kemasan dan stok makanan kering, api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

Upaya pemadaman berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu lama. Tim pemadam kebakaran harus berjuang sepanjang malam hingga api benar-benar dapat dijinakkan pada Minggu (26/4/2026) pagi pukul 07.50 WIB.

Detail Operasi Pemadaman

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Ruslan Nulaziz, mengonfirmasi bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk mencegah api merembet ke pemukiman warga.

  • Personel & Armada: Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

  • Luas Area: Kebakaran menghanguskan area gudang seluas kurang lebih 6.000 meter persegi.

  • Kondisi Terkini: Status api dinyatakan padam total setelah melalui proses pendinginan intensif sejak pagi tadi.

Dampak dan Kerugian

Meskipun skala kebakaran tergolong besar dan menghanguskan hampir seluruh isi gudang packing tersebut, BPBD memastikan tidak ada korban dalam peristiwa ini.

“Objek yang terbakar meliputi gudang packing PT Lucky yang berisi makanan hewan, kucing, serta paket perlengkapan rumah tangga. Beruntung korban jiwa nihil, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10 miliar,” ujar Ahmad Ruslan saat memberikan keterangan kepada media.

Penyebab Masih Misterius

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pemicu utama munculnya api. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian guna kepentingan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Pihak manajemen PT Lucky sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak operasional perusahaan pasca-insiden yang menelan kerugian miliaran rupiah ini.