Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Bus TransJakarta Hilang Kendali di Rasuna Said, Ban Depan Copot Usai Tabrak Separator

ByAdmin Gelanggang

Apr 25, 2026

GelanggangNews – JAKARTA – Insiden kecelakaan tunggal kembali melibatkan armada transportasi publik TransJakarta. Sebuah bus dilaporkan menghantam pembatas jalan (separator) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4) malam. Kerasnya benturan tersebut bahkan mengakibatkan ban depan armada tersebut terlepas dari porosnya.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan terjadi menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 23.30 WIB. Berdasarkan keterangan dari AKBP Ojo Ruslani, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, bus yang dikemudikan oleh sopir berinisial SS tersebut awalnya melaju dari arah utara menuju selatan.

Namun, sesampainya di depan Gedung Gama Tower, pengemudi diduga kehilangan fokus dalam berkendara.

“Setibanya di depan Gedung Gama Tower, diduga (sopir) kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga menabrak separator busway,” ujar Ojo dalam pernyataan resminya, Sabtu (25/4/2026).

Kondisi Kendaraan dan Penumpang

Pasca-tabrakan, posisi terakhir bus tersebut melintang menghadap ke arah timur. Kerusakan yang dialami armada cukup parah, di antaranya:

  • Bagian Bemper: Mengalami penyok serius akibat hantaman keras.

  • Roda Kendaraan: Ban depan bagian kiri terlepas sepenuhnya dari badan bus.

Meskipun kerusakan materiil tergolong cukup berat, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Saat kejadian, situasi di lokasi cenderung sepi sehingga tidak melibatkan kendaraan lain.

Penyelidikan Lanjutan

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui penyebab pasti hilangnya konsentrasi sang pengemudi, apakah karena faktor kelelahan, kendala teknis pada kendaraan, atau faktor eksternal lainnya.

Kasus ini kini ditangani oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, sementara armada yang rusak telah dievakuasi dari lokasi agar tidak menghambat arus lalu lintas di jalur protokol tersebut pada pagi harinya.