GelanggangNews – Presiden RI Prabowo Subianto akan tampil sebagai salah satu pembicara utama dalam World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus dengan tajuk besar “Prabowonomics”, konsep ekonomi yang menjadi ciri kebijakan pemerintahannya.
Berdasarkan agenda resmi WEF, Prabowo akan berbicara pada pukul 14.00 waktu setempat atau sekitar pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, sejumlah pemimpin dunia lebih dulu mengisi sesi, termasuk Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, dan Presiden Finlandia Alexander Stubb. Setelah sesi Prabowo, giliran Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa yang dijadwalkan naik ke podium.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pidato Presiden akan berfokus pada gagasan ekonomi yang telah dirancang sejak sebelum Prabowo menjabat hingga diterapkan selama masa pemerintahannya saat ini. Selain memaparkan konsep, Presiden juga akan menyampaikan capaian pemerintahan selama satu tahun pertama kepemimpinannya.
Teddy menjelaskan bahwa rangkaian ide dan strategi ekonomi tersebut diberi nama “Prabowonomics”, yang akan diperkenalkan secara resmi kepada forum global melalui pidato di WEF.
WEF 2026 sendiri menghadirkan banyak tokoh penting dunia. Pada sesi sebelumnya, pidato kepemimpinan global telah disampaikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, serta Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Agenda berlanjut dengan pidato Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, hingga Presiden Argentina Javier Milei.
Kehadiran Prabowo di Davos juga menandai kembalinya Presiden Indonesia ke forum WEF setelah absen selama satu dekade. Terakhir kali Presiden RI hadir adalah Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011, yang saat itu membawa isu ekonomi hijau.
Sebagai forum tahunan sejak 1971, World Economic Forum dikenal sebagai ajang pertemuan para pemimpin negara, ekonom, akademisi, dan pelaku industri global untuk membahas arah dan tantangan ekonomi dunia ke depan. Penyelenggara WEF sendiri merupakan lembaga non-pemerintah dan think tank yang berbasis di Cologny, Jenewa.

