Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Apakah Boleh Minum Susu Mentah?

ByAdmin Gelanggang

Nov 19, 2025

Pertanyaan seputar keamanan mengonsumsi susu mentah kembali mengemuka di tengah meningkatnya tren gaya hidup alami. Banyak masyarakat meyakini bahwa susu mentah—susu yang belum melalui proses pasteurisasi—memiliki kandungan gizi lebih tinggi dibanding susu olahan. Namun, para pakar kesehatan menegaskan bahwa konsumsi susu mentah tetap memiliki risiko besar jika tidak melalui proses penanganan yang tepat.

Susu mentah memang mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan vitamin yang diperlukan tubuh. Namun kandungan gizi tersebut tidak serta-merta hilang ketika susu dipasteurisasi. Proses pemanasan pada suhu tertentu justru bertujuan membunuh bakteri berbahaya seperti E. coli, Salmonella, dan Listeria, yang dapat menyebabkan keracunan makanan hingga infeksi serius. Banyak kasus penyakit bawaan makanan dilaporkan berasal dari konsumsi produk hewani yang tidak diolah dengan benar.

Pendukung susu mentah sering berargumen bahwa proses pasteurisasi mengurangi kandungan enzim alami yang bermanfaat bagi tubuh. Meski demikian, pakar gizi dan lembaga kesehatan menegaskan bahwa manfaat yang hilang sangat kecil dibandingkan risiko kesehatan yang mungkin timbul. Virus dan bakteri yang berkembang pada susu segar bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan sistem imun lemah.

Selain itu, faktor kebersihan selama proses pemerahan sapi juga sangat menentukan keamanan susu mentah. Di banyak daerah, standar sanitasi peternakan tidak selalu konsisten. Alat pemerahan, kondisi kandang, dan kesehatan ternak wajib diperiksa secara rutin untuk memastikan tidak ada kontaminasi. Tanpa pengawasan ketat, susu mentah mudah terpapar kotoran, debu, atau mikroorganisme dari lingkungan.

Meskipun demikian, sebagian peternak modern kini menggunakan sistem higienis berteknologi tinggi yang mampu mengurangi risiko kontaminasi. Namun, standar tersebut belum merata di seluruh tempat. Oleh karena itu, para ahli tetap menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi susu yang telah dipasteurisasi, terutama jika tidak mengetahui sumber peternakan dengan jelas.

Di sisi lain, perdebatan mengenai susu mentah masih terus berlanjut, terutama di kalangan komunitas pecinta pangan alami. Mereka berpendapat bahwa rasa dan kualitas susu mentah jauh lebih “otentik” dan kaya nutrisi. Namun Gelanggang News mencatat bahwa hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan susu mentah lebih baik secara nutrisi dibandingkan susu pasteurisasi.

Yang pasti, keputusan untuk minum susu mentah harus disertai kesadaran penuh mengenai risikonya. Jika tetap ingin mengonsumsinya, pastikan untuk membeli dari peternakan bersertifikat, menjaga penyimpanan dalam suhu dingin, dan memastikan susu tidak dibiarkan dalam kondisi terbuka terlalu lama. Kesehatan tetap menjadi prioritas utama, dan masyarakat perlu bijak memilih produk pangan yang aman sekaligus berkualitas.

Kunjungi berita lainnya di www.gelanggangnews.com