Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

PM Israel Beri Tatapan Mematikan saat Ratusan Delegasi Keluar | Pidato Netanyahu di PBB

ByAdmin Gelanggang

Sep 27, 2025

Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali diwarnai momen dramatis saat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan pidato di hadapan para delegasi dunia. Ratusan perwakilan negara memilih meninggalkan ruangan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel, terutama terkait konflik berkepanjangan dengan Palestina.

Namun, yang mencuri perhatian publik bukan hanya aksi walk out tersebut, melainkan ekspresi dingin Netanyahu. Sang perdana menteri terlihat memberikan tatapan tajam—yang digambarkan banyak media sebagai tatapan mematikan—kepada delegasi yang meninggalkan ruangan. Momen ini langsung menjadi sorotan internasional dan memicu berbagai reaksi.

Pidato yang Kontroversial

Dalam pidatonya, Netanyahu menegaskan kembali sikap Israel terhadap keamanan nasional, upaya melawan terorisme, serta hak Israel untuk mempertahankan diri. Ia juga menuding sejumlah negara dan lembaga internasional berpihak pada kelompok yang menurutnya mengancam eksistensi Israel.

Namun, sebagian besar isi pidatonya dianggap terlalu provokatif, terutama ketika ia menyinggung dukungan internasional terhadap Palestina. Pernyataan tersebut membuat sejumlah negara memutuskan meninggalkan ruangan, menandai penolakan terhadap narasi yang dibawa Israel.

Reaksi Delegasi Dunia

Aksi walk out ratusan delegasi bukanlah hal baru dalam sidang PBB, namun jumlah besar yang meninggalkan ruangan saat pidato Netanyahu dinilai sebagai sinyal kuat bahwa banyak negara tidak sepakat dengan kebijakan Israel. Beberapa perwakilan bahkan menyebut langkah tersebut sebagai pesan simbolis bahwa komunitas internasional semakin lelah dengan retorika yang tidak menyentuh solusi damai.

Tatapan Netanyahu Jadi Sorotan

Sorotan kamera yang merekam tatapan dingin Netanyahu ketika delegasi meninggalkan ruangan langsung viral di berbagai media sosial. Banyak pengamat menilai ekspresi tersebut menunjukkan frustrasi dan kemarahan Netanyahu atas sikap internasional yang semakin keras terhadap Israel.

Dampak Politik

Kejadian ini diyakini akan memperburuk citra Israel di kancah diplomasi global. Tatapan mematikan Netanyahu, meski dianggap simbol kekuatan oleh pendukungnya, justru dinilai sebagian analis sebagai bukti isolasi politik yang semakin dalam. Beberapa pengamat menyebut momen tersebut akan sulit dihapus dari memori publik internasional.

Israel Tetap pada Posisinya

Meski mendapat kritik keras, Netanyahu menegaskan Israel tidak akan goyah. Dalam pernyataan lanjutannya, ia menyebut bahwa walk out para delegasi tidak akan mengubah prinsip dasar Israel dalam mempertahankan keamanan dan kedaulatan.

Peristiwa ini semakin memperlihatkan polarisasi tajam dalam politik internasional mengenai konflik Timur Tengah. Pidato Netanyahu di PBB yang diwarnai aksi walk out ratusan delegasi diprediksi akan menjadi salah satu momen paling diingat dalam sejarah sidang Majelis Umum PBB.


Artikel ini ditulis khusus untuk Gelanggang News.
Selengkapnya kunjungi www.gelanggangnews.com