GELANGGANG NEWS – Bangkok kembali mencatat prestasi membanggakan di sektor pariwisata internasional. Ibu kota Thailand tersebut dinobatkan sebagai kota di Asia terbanyak dikunjungi wisatawan, mengungguli destinasi populer lainnya seperti Tokyo, Singapura, dan Seoul.
Dalam laporan tahunan pariwisata global, Bangkok berhasil mencatat jumlah kunjungan lebih dari 22 juta wisatawan mancanegara sepanjang tahun 2024. Jumlah ini menempatkan Bangkok di urutan teratas untuk kawasan Asia dan menjadi salah satu destinasi paling diminati di dunia. Fakta ini memperkuat posisi Bangkok jadi kota di Asia terbanyak dikunjungi wisatawan.
Keberhasilan Bangkok tidak lepas dari daya tarik budayanya yang kuat, kuliner khas yang mendunia, serta kemudahan akses transportasi. Kota ini menawarkan kombinasi harmonis antara modernitas dan tradisi, yang membuat para pelancong dari berbagai negara merasa tertarik untuk datang kembali.
Beberapa destinasi favorit seperti Wat Arun, Grand Palace, Chatuchak Market, dan Khao San Road tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan. Selain itu, kemajuan infrastruktur pariwisata dan promosi digital yang agresif dari pemerintah Thailand turut memperkuat alasan mengapa Bangkok jadi kota di Asia terbanyak dikunjungi wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut data lembaga riset perjalanan, lebih dari 70% wisatawan yang datang ke Bangkok adalah wisatawan rekreasi, sementara sisanya datang untuk keperluan bisnis dan medis. Hal ini membuktikan bahwa kota ini mampu menarik minat dari berbagai segmen perjalanan, baik liburan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), hingga wisata kesehatan.
Dalam beberapa wawancara dengan pelancong asing, banyak yang menyebut keramahan warga lokal dan harga yang terjangkau sebagai faktor utama yang membuat mereka memilih Bangkok dibanding kota besar lainnya di Asia. Selain itu, sektor perhotelan yang kompetitif juga berperan besar dalam mempertahankan kunjungan wisatawan.

Pemerintah Thailand menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas destinasi dan layanan wisata, guna menjaga prestasi Bangkok jadi kota di Asia terbanyak dikunjungi wisatawan. Beberapa proyek pembangunan dan renovasi destinasi wisata utama sudah mulai berjalan, termasuk peningkatan sistem transportasi publik dan digitalisasi layanan informasi wisata.
Sementara itu, pengamat pariwisata menyebut capaian ini sebagai indikator pemulihan kuat sektor pariwisata pasca-pandemi. Bangkok dinilai berhasil memanfaatkan momentum untuk membangun citra sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan berkesan.
Prestasi Bangkok jadi kota di Asia terbanyak dikunjungi wisatawan diharapkan bisa menjadi contoh positif bagi kota-kota lain di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, dalam mengelola potensi pariwisata secara berkelanjutan dan inklusif.
Untuk berita wisata dan destinasi menarik lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.













