Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Rong Qing Basketball Banjarmasin: Dari Aksi Sosial ke Panggung Nasional U18

ByAdmin Gelanggang

Jul 30, 2025

GELANGGANGNEWS.COM Rong Qing Basketball, satu-satunya wakil Banjarmasin di ajang Mandiri Kejurnas Antarklub U18 2025, menorehkan kisah inspiratif dalam debut nasional mereka. Meski harus mengakui keunggulan lawan pada laga perdana melawan Mataram Muda dengan skor 28-59, semangat juang anak-anak muda Banjarmasin ini layak diapresiasi.

“Bagi pemain kami, ini adalah pengalaman pertama di level kejurnas. Lima pemain utama berhasil menyumbang poin, ini langkah awal yang menjanjikan,” ujar Ahmad Maulana, pelatih tim Rong Qing, kepada media dan dikutip ulang oleh www.gelanggangnews.com.


🎯 Lahir dari Kepedulian Sosial, Bukan Sekadar Klub

Rong Qing Basketball lahir dari inisiatif Yayasan Fu Qing, sebuah komunitas Tionghoa Banjarmasin yang aktif dalam kegiatan sosial. Saat pandemi COVID-19, yayasan ini sempat menjadi sorotan karena menyumbangkan 10 ton beras bagi masyarakat Banjarmasin.

“Yayasan ini memang benar-benar berkomitmen pada pembinaan basket usia muda. Bisa dibilang mereka ‘bakar uang’ untuk hal yang positif,” jelas Ahmad Maulana.

Tujuan utama Rong Qing bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membina karakter dan membuka peluang bagi anak-anak muda Banjarmasin yang selama ini kurang memiliki akses pembinaan serius dalam olahraga bola basket.


👶 Tim Muda dengan Semangat Besar

Rong Qing Basketball memboyong skuat muda ke Kejurnas. Rata-rata pemainnya baru saja masuk SMA, bahkan salah satunya masih duduk di bangku kelas 9 SMP. Kondisi ini menegaskan bahwa Rong Qing memang fokus pada pengembangan usia dini, bukan sekadar mengejar hasil instan.

“Kejuaraan kelompok umur di Banjarmasin masih jarang. Dengan ikut Kejurnas, kami ingin anak-anak merasakan atmosfer kompetisi nasional,” tambah sang pelatih.


🌱 Membentuk Atlet, Membangun Karakter

Bagi Rong Qing, bola basket bukan hanya tentang menang dan kalah. Mereka menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kedewasaan sejak dini, agar para pemainnya bisa menjadi teladan dalam kehidupan sosial di masa depan.

“Kami ingin membentuk pribadi yang tangguh dan dewasa. Basket hanyalah alatnya. Tujuan kami lebih luas: membentuk karakter,” tegas Ahmad.


Langkah Rong Qing adalah contoh bagaimana olahraga bisa tumbuh dari kepedulian sosial dan cita-cita membina generasi muda. Mari dukung lebih banyak inisiatif serupa agar pembinaan usia muda di daerah semakin kuat.

Simak kisah inspiratif lainnya seputar olahraga nasional hanya di www.gelanggangnews.com – sumber terpercaya perkembangan dunia olahraga Indonesia.