Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Dikecam Dunia Internasional, Israel Akhirnya Kirim Bantuan ke Gaza Lewat Jalur Udara

ByAdmin Gelanggang

Jul 28, 2025

GELANGGANGNEWS.COM – Setelah menuai kecaman global akibat krisis kelaparan yang semakin parah di Jalur Gaza, Israel akhirnya mengumumkan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui udara dan pembukaan koridor kemanusiaan sebagai bentuk respons atas tekanan internasional.

Dikutip dari laporan AFP, Minggu (27/7/2025), keputusan ini diambil setelah sebelumnya Israel memberlakukan blokade total terhadap Gaza sejak 2 Maret 2025, usai gagalnya perundingan gencatan senjata. Meski bantuan sempat tersendat, pada akhir Mei lalu Israel mulai memperbolehkan aliran bantuan terbatas kembali masuk ke wilayah tersebut.


Tekanan Internasional Memicu Respons Israel

Sebelum pengumuman pengiriman tujuh paket bantuan dari pihak Israel, Uni Emirat Arab telah lebih dulu menyatakan akan melanjutkan distribusi bantuan, sementara Inggris mengumumkan kerja sama dengan negara mitra seperti Yordania untuk membantu mengatasi kelaparan di Gaza.

Meski demikian, berbagai lembaga bantuan dan organisasi internasional—termasuk PBB—menyampaikan bahwa pengiriman bantuan melalui udara tidak akan cukup efektif dalam meredam krisis kelaparan di wilayah yang kini dihuni lebih dari 2,2 juta orang tersebut.


Israel Klaim Perbaikan Situasi, Tapi Warga Tetap Jadi Korban

Bersamaan dengan langkah pengiriman bantuan, militer Israel melalui kanal resminya di Telegram menyebutkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari “upaya berkelanjutan” untuk memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza. Pihak Israel juga menyatakan bahwa koridor kemanusiaan akan dibuka untuk konvoi bantuan PBB yang membawa makanan dan obat-obatan.

Namun di sisi lain, badan pertahanan sipil Palestina melaporkan lebih dari 50 warga tewas dalam serangan militer Israel, termasuk mereka yang tengah menunggu di dekat pusat distribusi bantuan.

Kementerian Luar Negeri Israel menambahkan bahwa pihaknya akan memberlakukan “jeda kemanusiaan” di sejumlah wilayah Gaza untuk memungkinkan bantuan disalurkan dengan aman.


Truk-Truk Bantuan Mulai Mengalir dari Mesir ke Gaza

Menurut laporan Reuters, puluhan truk bantuan dari Mesir mulai memasuki wilayah perbatasan Gaza melalui perlintasan Karam Abu Salem (Kerem Shalom), membawa ton-ton logistik penting seperti makanan dan obat-obatan. Informasi ini dikonfirmasi oleh jurnalis Al Qahera yang memantau pergerakan dari perbatasan Rafah.

Kelangkaan makanan di Gaza menjadi sorotan tajam sejak Maret lalu, ketika Israel memutus semua aliran pasokan logistik ke wilayah tersebut. Meskipun sempat dibuka kembali pada Mei, akses bantuan tetap sangat dibatasi.

Israel sendiri menyebut bahwa mereka telah mengizinkan cukup banyak makanan masuk ke Gaza, dan justru menuding PBB gagal dalam proses distribusinya. Di sisi lain, PBB menegaskan bahwa mereka bekerja semaksimal mungkin di tengah keterbatasan dan hambatan yang diberlakukan oleh otoritas Israel.


Kesimpulan

Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih dalam kondisi genting, meskipun pengiriman bantuan mulai dilakukan melalui udara dan darat. Tekanan internasional tampaknya mendorong Israel untuk mengambil langkah terbatas, meski kontroversi dan konflik di lapangan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

 

📌 Untuk informasi lengkap dan update terbaru seputar konflik Gaza dan bantuan kemanusiaan, kunjungi situs resmi kami:
👉 www.gelanggangnews.com