Terungkap! Ini Alasan Sebenarnya Mode Pesawat Harus Diaktifkan Saat Terbang

Pernah bertanya-tanya kenapa awak kabin selalu mengimbau penumpang untuk mengaktifkan mode pesawat sebelum lepas landas? Ternyata, alasannya tidak seserius yang dibayangkan sebagian orang, bahkan tidak berkaitan langsung dengan risiko pesawat jatuh.

Pilot komersial Perico Durán menjelaskan bahwa permintaan tersebut bukan karena satu ponsel bisa menjatuhkan pesawat, tetapi lebih kepada langkah pencegahan agar sistem navigasi dan komunikasi pesawat tetap bekerja optimal selama penerbangan.

“Orang-orang cerdas di bidang aviasi memperkirakan bahwa gangguan kecil bisa saja terjadi, jadi sebaiknya aktifkan mode pesawat,” ujar Perico, dikutip dari Mirror.

Pada awal kemunculan ponsel di penerbangan, para ahli memang sempat menemukan potensi gangguan, termasuk pada layar kokpit Boeing 737 yang pada 2011 terbukti rentan terhadap interferensi sinyal ponsel. Meskipun tak sampai menyebabkan kerusakan mesin atau kegagalan sistem besar, gangguan ini bisa menimbulkan kesalahan pembacaan data di kokpit, terutama pada fase kritis seperti lepas landas atau pendaratan.

“Yang paling mungkin terjadi adalah indikasi palsu atau gangguan kecil pada waktu yang tidak tepat,” jelas Perico.

Di Amerika Serikat, aturan dari otoritas penerbangan sangat ketat. Sesuai regulasi federal, semua ponsel harus dimatikan begitu pesawat meninggalkan landasan. Bahkan, menggunakan ponsel saat pesawat mengudara dianggap pelanggaran serius.

Namun, berbeda dengan Eropa. Sejak tahun 2023, maskapai-maskapai di Uni Eropa mulai mengizinkan penggunaan layanan 5G di dalam pesawat. Teknologi ini beroperasi di frekuensi yang berbeda dari sistem navigasi pesawat, sehingga tidak menimbulkan gangguan. Penumpang kini bisa bebas melakukan panggilan atau mengirim pesan selama penerbangan di wilayah tersebut.

Perico mengajak penumpang untuk berpikir realistis mengenai lamanya waktu tanpa sinyal.

“Cuma sekitar sepuluh menit dari ketinggian sepuluh ribu sampai empat belas ribu kaki. Tidak menggunakan ponsel sebentar saja tidak akan mengganggu hidup Anda,” ujarnya sambil tersenyum.

Survei Allianz Travel Insurance tahun 2017 menunjukkan bahwa 40% penumpang Amerika tidak selalu mengikuti aturan ini. Bahkan, 14% mengaku tetap menggunakan ponsel diam-diam selama penerbangan.

Kesimpulannya, meskipun risiko teknisnya tidak sebesar yang dikhawatirkan, mengaktifkan mode pesawat tetap menjadi langkah bijak demi keselamatan dan kenyamanan penerbangan semua penumpang.

Simak informasi unik dan fakta seputar dunia penerbangan lainnya hanya di:
https://gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *