Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Roket Israel Kembali Hantam Yaman, Balas Serangan Houthi di Bandara Ramon

ByAdmin Gelanggang

Sep 11, 2025

Tel Aviv/Sanaa – Situasi geopolitik Timur Tengah kembali memanas setelah roket Israel kembali hantam Yaman, balas serangan Houthi di Bandara Ramon pada Kamis dini hari. Serangan ini disebut sebagai respons langsung atas aksi kelompok Houthi yang sebelumnya meluncurkan drone dan roket ke arah Bandara Ramon, selatan Israel.

Menurut pernyataan resmi militer Israel, serangan balasan ditujukan ke sejumlah fasilitas militer yang diduga menjadi basis operasi Houthi di wilayah pesisir Yaman. Ledakan besar terdengar di beberapa titik, meski hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban. Insiden roket Israel kembali hantam Yaman, balas serangan Houthi di Bandara Ramon menandai eskalasi baru dalam konflik yang melibatkan pihak-pihak lintas negara di kawasan tersebut.

Kelompok Houthi sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke Bandara Ramon sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina di Gaza. Mereka menyebut serangan itu sebagai peringatan kepada Israel atas operasi militernya yang terus berlangsung. Namun, langkah balasan Israel justru memperluas arena konflik, dari Gaza hingga Yaman.

Pengamat keamanan internasional menilai bahwa peristiwa ini bisa memicu rantai eskalasi lebih luas. Serangan roket lintas batas berpotensi menarik keterlibatan pihak regional lain, termasuk Arab Saudi dan Iran, yang memiliki kepentingan berbeda dalam konflik Yaman. Dengan roket Israel kembali hantam Yaman, balas serangan Houthi di Bandara Ramon, situasi di Timur Tengah diperkirakan semakin sulit diprediksi.

Meski Israel menegaskan serangan dilakukan secara terukur terhadap target militer, kelompok kemanusiaan memperingatkan dampak yang bisa menimpa warga sipil. Yaman hingga kini masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan akibat perang saudara, blokade, dan kelangkaan bahan pokok. Serangan tambahan, menurut lembaga kemanusiaan, hanya akan memperburuk penderitaan rakyat.

Bandara Ramon sendiri sempat ditutup sementara setelah serangan Houthi, meski tidak ada laporan korban jiwa. Aktivitas penerbangan domestik dan internasional dihentikan selama beberapa jam sebagai langkah pengamanan. Pemerintah Israel menyatakan fasilitas bandara kini sudah kembali beroperasi normal setelah sistem pertahanan udara berhasil menggagalkan sebagian besar serangan.

Respons internasional pun mulai bermunculan. Amerika Serikat menyatakan dukungan terhadap langkah pertahanan Israel, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan agar semua pihak menahan diri. PBB menegaskan bahwa eskalasi lintas negara hanya akan memperpanjang konflik dan memperbesar risiko instabilitas regional.

Serangan ini menegaskan betapa kompleksnya konflik di Timur Tengah, di mana satu aksi militer bisa memicu reaksi berantai di berbagai negara. Roket Israel kembali hantam Yaman, balas serangan Houthi di Bandara Ramon menjadi bukti nyata bahwa krisis kawasan tidak lagi terbatas pada satu titik, melainkan menjalar ke berbagai lini.

Untuk informasi lengkap dan pembaruan terkini mengenai perkembangan konflik ini, pembaca dapat mengikuti liputan khusus di portal resmi Gelanggang News melalui www.gelanggangnews.com.