Jetlag sering menjadi momok bagi para pelancong internasional, terutama bagi mereka yang harus berpindah lintas benua dengan perbedaan waktu yang signifikan. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa lelah, tetapi juga dapat mengganggu produktivitas dan kesehatan tubuh. Seorang pilot senior dengan pengalaman puluhan tahun terbang mengungkapkan 10 cara mudah untuk atasi jetlag yang dapat diikuti oleh siapa saja, baik pebisnis maupun wisatawan.
Menurut sang pilot, jetlag terjadi karena jam biologis tubuh (circadian rhythm) tidak sinkron dengan waktu lokal di tempat tujuan. Hal ini membuat seseorang mengalami gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, bahkan bisa menurunkan daya tahan tubuh. Untuk menghindari dampak buruknya, berikut sepuluh strategi yang disarankan:
1. Sesuaikan Jadwal Tidur Sebelum Terbang
Beberapa hari sebelum keberangkatan, usahakan menyesuaikan pola tidur dengan zona waktu tujuan. Cara ini membantu tubuh beradaptasi lebih cepat setelah tiba.
2. Pilih Penerbangan Malam
Jika memungkinkan, pilih penerbangan malam. Tubuh cenderung lebih mudah beristirahat dalam kondisi gelap, sehingga ritme biologis tidak terlalu terganggu.
3. Tetap Terhidrasi
Dehidrasi memperparah gejala jetlag. Sang pilot menekankan pentingnya minum air putih secara rutin selama penerbangan dan mengurangi konsumsi kafein serta alkohol.
4. Bergerak di Dalam Kabin
Duduk terlalu lama dapat membuat tubuh kaku dan sirkulasi darah tidak lancar. Lakukan peregangan ringan atau berjalan di lorong pesawat setiap beberapa jam.
5. Gunakan Masker Mata dan Penutup Telinga
Untuk membantu tidur lebih nyenyak di pesawat, manfaatkan masker mata serta penutup telinga agar tidak terganggu cahaya dan kebisingan.
6. Makan dengan Porsi Tepat
Jangan terlalu kenyang atau terlalu lapar. Konsumsi makanan sehat dalam porsi seimbang agar energi tetap stabil sepanjang perjalanan.
7. Berjemur Matahari Setelah Tiba
Paparan sinar matahari pagi dapat membantu tubuh menyesuaikan jam biologis dengan waktu lokal. Cara ini terbukti efektif mengurangi rasa kantuk berlebihan.
8. Tidur Singkat di Tujuan
Jika rasa kantuk tak tertahankan, lakukan tidur siang singkat sekitar 20–30 menit. Namun hindari tidur terlalu lama agar pola tidur malam tidak terganggu.
9. Gunakan Teknologi Bantu
Aplikasi pengatur jadwal tidur atau perangkat terapi cahaya bisa menjadi solusi tambahan untuk mengurangi efek jetlag.
10. Jaga Pola Hidup Sehat
Olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, dan menjaga kualitas tidur secara konsisten adalah kunci utama agar tubuh tidak mudah terganggu oleh perbedaan waktu.
Pilot senior tersebut menegaskan bahwa cara mudah atasi jetlag bukan sekadar tips sepele, melainkan hasil dari pengalaman panjang menghadapi berbagai zona waktu dalam karier penerbangan. Dengan langkah sederhana ini, para pelancong dapat tetap bugar, fokus, dan produktif saat tiba di destinasi baru.
Bagi Anda yang sering melakukan perjalanan internasional, menerapkan 10 cara atasi jetlag ini dapat membuat perjalanan jauh terasa lebih nyaman. Terlebih, menjaga kesehatan fisik dan mental selama bepergian adalah investasi penting agar perjalanan bisnis maupun wisata tetap menyenangkan.
Dengan demikian, jetlag tidak lagi menjadi hambatan besar. Seperti dikatakan sang pilot, “Kuncinya adalah persiapan dan disiplin.”
Artikel ini ditulis khusus untuk Gelanggang News.
Selengkapnya kunjungi www.gelanggangnews.com

