Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Israel Bombardir Istana Presiden Yaman usai Houthi Serang Zionis dengan Bom Cluster

ByAdmin Gelanggang

Aug 25, 2025

Sanaa, Yaman – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Israel bombardir Istana Presiden Yaman sebagai respons terhadap serangan bom cluster yang diluncurkan oleh kelompok Houthi ke wilayah yang dikuasai Israel. Serangan udara tersebut terjadi pada Minggu malam waktu setempat dan menargetkan pusat kekuasaan pemerintahan de facto Yaman di Sanaa, yang saat ini dikuasai oleh Houthi.

Menurut laporan media lokal dan saksi mata, serangan udara Israel menyebabkan kerusakan besar di kompleks Istana Presiden Yaman. Meskipun belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, sejumlah sumber menyebutkan adanya beberapa korban luka dari kalangan militer dan staf administratif.

Kementerian Pertahanan Israel mengonfirmasi bahwa serangan ini merupakan tanggapan langsung atas aksi Houthi serang Zionis dengan bom cluster di wilayah Negev. Kelompok Houthi mengklaim serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan menyatakan akan terus melancarkan serangan terhadap kepentingan Israel di kawasan.

“Serangan ini adalah peringatan keras kepada mereka yang mencoba mengganggu kedaulatan dan keamanan negara kami,” ujar juru bicara militer Israel, Letkol Avi Yadlin, dalam konferensi pers singkat.

Kelompok Houthi sendiri tidak menyangkal telah meluncurkan bom cluster ke wilayah Israel, yang mereka sebut sebagai “target sah dalam perlawanan terhadap penjajahan.” Aksi Houthi serang Zionis dengan bom cluster ini memicu kekhawatiran internasional, mengingat penggunaan bom cluster dilarang oleh banyak negara karena dampaknya yang luas dan tidak terkontrol.

Tindakan Israel bombardir Istana Presiden Yaman memicu reaksi keras dari berbagai negara di kawasan. Iran, yang dikenal sebagai pendukung utama Houthi, mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Yaman. Sementara itu, Liga Arab menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menghindari eskalasi lebih lanjut.

Pengamat politik Timur Tengah menilai bahwa tindakan militer Israel ini dapat memperluas konflik regional, terutama jika serangan balasan kembali dilancarkan oleh Houthi atau sekutu-sekutunya. Selain itu, serangan terhadap Istana Presiden Yaman dinilai sebagai langkah simbolik yang kuat karena menargetkan pusat kekuasaan politik kelompok Houthi.

“Serangan ini bukan hanya aksi militer, tapi juga pesan politik yang sangat jelas dari Israel kepada musuh-musuhnya di kawasan,” ujar Dr. Nadia Al-Bayati, analis geopolitik dari Universitas Beirut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di luar wilayah Palestina. Dengan Israel bombardir Istana Presiden Yaman usai aksi Houthi serang Zionis dengan bom cluster, banyak pihak khawatir konflik bersenjata akan meluas hingga melibatkan negara-negara lain di kawasan Teluk dan Semenanjung Arab.

Untuk berita terkini dan analisis mendalam seputar perkembangan konflik Timur Tengah, kunjungi www.gelanggangnews.com