Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Xi, Putin & Kim Duduk Bersama di Parade Militer: Dunia Menuju Blok Baru?

ByAdmin Gelanggang

Sep 1, 2025

GELANGGANG NEWS – Dunia internasional dikejutkan oleh momen yang sarat makna geopolitik ketika Xi, Putin & Kim duduk bersama di parade militer besar-besaran yang digelar di Pyongyang, Korea Utara. Ketiga pemimpin kuat Asia ini terlihat berbincang hangat di podium kehormatan, menyaksikan parade militer yang mempertontonkan rudal balistik, kendaraan tempur, dan kekuatan militer gabungan.

Peristiwa ini segera memicu spekulasi global: apakah dunia sedang bergerak menuju pembentukan blok kekuatan baru yang dipimpin oleh China, Rusia, dan Korea Utara? Pertanyaan itu mencuat, terlebih karena kehadiran Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong-un bersama-sama di acara resmi militer bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga sinyal persatuan strategis dalam menghadapi tekanan Barat.

Kehadiran Xi, Putin & Kim duduk bersama di parade militer dianggap sebagai pesan politik yang jelas. Ketiganya mewakili negara yang kini kerap berseberangan dengan agenda internasional yang digawangi oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Dalam beberapa tahun terakhir, ketiganya telah memperkuat kerja sama ekonomi, militer, hingga diplomasi sebagai respons terhadap isolasi dan sanksi dari negara-negara Barat.

Dalam parade tersebut, Kim Jong-un menyambut tamunya dengan penuh kehormatan. Xi Jinping, yang jarang sekali hadir dalam acara militer luar negeri, tampak berbincang akrab dengan Putin. Beberapa analis menilai bahwa kehadiran Xi, Putin & Kim duduk bersama di parade militer adalah bentuk konsolidasi politik antar pemimpin otoriter yang merasa diancam oleh sistem global yang didominasi demokrasi liberal.

Kekuatan simbolik dari momen ini tidak bisa diabaikan. Dunia belum lupa ketegangan di Laut China Selatan, konflik Ukraina, hingga program nuklir Korea Utara yang terus menuai kecaman. Kini, dengan Xi, Putin & Kim duduk bersama di parade militer, banyak pihak mulai membaca arah baru politik global yang bisa menuju ke pembentukan blok kekuatan tandingan ala Perang Dingin modern.

Di sisi lain, negara-negara Barat mengamati dengan cermat perkembangan ini. Beberapa pernyataan dari tokoh-tokoh NATO dan Uni Eropa menyuarakan keprihatinan, bahkan menyebut pertemuan itu sebagai “peringatan dini” akan potensi aliansi militer anti-Barat yang semakin terbuka.

Meski belum ada deklarasi resmi tentang aliansi militer atau ekonomi di antara ketiga negara, sinyal politik yang dikirimkan dari peristiwa Xi, Putin & Kim duduk bersama di parade militer cukup kuat. Dunia kini tidak hanya menyaksikan konflik terbuka seperti di Ukraina, tapi juga dinamika diplomatik yang berpotensi mengubah peta kekuatan global.

Apakah benar dunia sedang menuju blok baru? Jawabannya belum pasti. Namun yang jelas, peristiwa ini menegaskan bahwa konfigurasi geopolitik dunia tengah mengalami pergeseran besar.

 


Pantau terus perkembangan dunia internasional hanya di www.gelanggangnews.com.